
Matahari terbit di atas Danau Ta Dung.
Saat tiba di Ta Dung, hal pertama yang Anda perhatikan adalah banyaknya pulau yang tersembunyi di dalam kabut di tengah pegunungan yang menjulang tinggi, menyerupai "Teluk Ha Long" di pegunungan. Pulau-pulau ini dulunya adalah bukit dan gunung di hutan yang luas, terbentuk ketika bendungan PLTA Dong Nai 3 dibangun, dan Ta Dung saat itu hanyalah cagar alam sebelum menjadi taman nasional.
Taman Nasional Ta Dung sebelumnya bernama Cagar Alam Ta Dung. Pada tahun 2018, Perdana Menteri mengeluarkan keputusan untuk meningkatkan status Cagar Alam Ta Dung menjadi Taman Nasional Ta Dung.
Tempat ini bukan hanya destinasi baru di peta pariwisata Vietnam, tetapi juga harta karun ekologis yang berharga, yang membuat siapa pun yang menginjakkan kaki di sini merasa kagum dan takjub.

Pemandangan Danau Ta Dung dari atas.
Taman Nasional Ta Dung, dengan total luas lebih dari 20.900 hektar, dianggap sebagai "permata hijau" Dataran Tinggi Tengah dan provinsi Lam Dong (dahulu provinsi Dak Nong). Hampir 17.000 hektar merupakan hutan alami, sedangkan sisanya adalah lahan hutan yang telah dipugar dan badan air. "Jantung" taman ini adalah Danau Ta Dung, yang meliputi sekitar 5.000 hektar dengan hampir 40 pulau dengan berbagai ukuran, dijuluki "Teluk Ha Long di dataran tinggi." Salah satu pengalaman paling berkesan saat mengunjungi Ta Dung adalah menyaksikan matahari terbit dan terbenam di atas danau. Saat matahari terbit, sinar keemasannya menembus awan tebal, membangunkan seluruh lanskap dari tidurnya.
Lapisan kabut melayang perlahan di atas danau dan menyelimuti hutan, menciptakan suasana bak mimpi dan gaib, seolah-olah lanskap tersebut berada di perbatasan antara realitas dan fantasi. Saat matahari terbenam, seluruh area diselimuti warna-warna hangat dan tenang, menciptakan suasana damai yang aneh.

Air Terjun Tujuh Tingkat di Ta Dung
Berlayar di Danau Ta Dung, mengagumi pulau-pulau di tengah suara kicauan burung, lolongan monyet, dan percikan ikan di air biru yang dalam, tubuh Anda akan rileks, Anda akan merasa menyatu dengan alam, dan pikiran Anda akan tenang dan damai.
Selain itu, hutan purba Ta Dung, sebuah harta karun alam, benar-benar memberikan jiwa pada tanah ini. Menurut Bapak Phan Van Sinh, Wakil Direktur Taman Nasional Ta Dung, hutan di Ta Dung sebagian besar berupa hutan evergreen (hutan selalu hijau). Survei dan studi statistik oleh Taman Nasional Ta Dung menunjukkan bahwa saat ini terdapat lebih dari 1.400 spesies tumbuhan tingkat tinggi, termasuk banyak spesies kayu langka dan berharga seperti cemara, pinus, dan mahoni, yang terdaftar dalam Buku Merah Vietnam. Faunanya juga sangat kaya dengan lebih dari 300 spesies, termasuk lutung berkaki hitam, kukang, burung rangkong, dan burung rangkong cokelat… spesies yang dianggap sebagai “harta karun” hutan purba.
Selain keindahan alamnya, Taman Nasional Ta Dung juga merupakan destinasi unik dengan banyak nilai budaya yang khas. Ta Dung adalah rumah bagi etnis minoritas asli seperti M'nong, Ma, Ede, dan K'Ho, serta etnis minoritas lain yang bermigrasi ke sana (30 kelompok etnis), membentuk budaya yang beragam dan unik. Hal ini menjadikan Ta Dung tempat yang tidak boleh dilewatkan oleh setiap wisatawan petualang. Taman Nasional Ta Dung terletak pada ketinggian rata-rata sekitar 850m, dengan puncak Ta Dung mencapai 1.982m di atas permukaan laut, sehingga menghasilkan area yang selalu tertutup awan dan iklim sejuk sepanjang tahun. Berkat lanskap, medan, iklim, dan budayanya yang kaya dan beragam, Ta Dung menawarkan berbagai jenis wisata kepada wisatawan: pendakian gunung, trekking, berperahu untuk menjelajahi danau, menemukan air terjun dan hutan purba... eksplorasi alam, rekreasi, relaksasi, dan wisata komunitas.
Jadi tunggu apa lagi? Kemasi tas Anda dan pergilah ke Ta Dung untuk menikmati alam yang masih murni dan indah, menjelajahi dan mempelajari budaya unik dari kelompok etnis minoritas, dan semakin jatuh cinta dengan dataran tinggi Ta Dung.
Menurut Surat Kabar Tentara Rakyat
Sumber: https://baoangiang.com.vn/kham-pha-ve-dep-nguyen-so-cua-ta-dung-a477264.html






Komentar (0)