
Dalam edisi ini, Penerbit Politik Nasional telah menyegarkan karya tersebut dengan sistem ilustrasi yang hidup dan banyak halaman mewarnai, membantu pembaca muda untuk membaca dan menjelajahi sejarah melalui imajinasi mereka sendiri.
Ini adalah hadiah bermakna yang dapat diberikan orang tua kepada anak-anak mereka selama musim panas.
"Rakyat kita harus mengetahui sejarah kita/Untuk memahami asal usul bangsa Vietnam kita." Mungkin hanya sedikit puisi tentang sejarah bangsa yang begitu dikenal oleh generasi-generasi rakyat Vietnam seperti nasihat sederhana namun mendalam dari Presiden Ho Chi Minh lebih dari 80 tahun yang lalu.
Lebih dari sekadar mengingatkan orang-orang tentang asal-usul mereka, keinginan terbesarnya juga adalah agar sejarah bangsa dapat beresonansi secara alami, intim, dan emosional dengan rakyat.
Pada tahun 1942 di Cao Bang , buku "Sejarah Negara Kita" diterbitkan untuk tujuan propaganda dan pendidikan, menumbuhkan patriotisme dan kesadaran nasional di kalangan rakyat.
Hanya dengan 208 bait yang ringkas dan mudah diingat dalam meter lục bát (enam per delapan), Presiden Ho Chi Minh merangkum ribuan tahun pembangunan bangsa dan pertahanan nasional rakyat Vietnam, dari zaman Raja-raja Hung hingga pertengahan abad ke-20.
Melalui bait-bait yang sederhana namun sangat menyentuh, sejarah muncul sebagai sesuatu yang lebih intim dan hidup, bukan hanya serangkaian tanggal atau peristiwa, tetapi seperti kisah tulus yang diceritakan oleh kakek-nenek dan orang tua kepada anak-anak mereka tentang sebuah bangsa yang tangguh, tak terkalahkan, dan patriotik.
Lebih dari delapan dekade telah berlalu, namun sejarah negara kita masih mempertahankan nilai historisnya, signifikansi ideologisnya, dan vitalitas abadi di hati para pembaca.
Daya tarik karya ini tidak hanya terletak pada isinya yang ringkas, mudah diingat, dan mudah dipahami, tetapi juga pada cara karya ini menyampaikan sejarah kepada masyarakat luas melalui bait-bait sederhana yang terdiri dari enam hingga delapan suku kata.
Secara khusus, pada bagian kronologis terakhir karya tersebut, Presiden Ho Chi Minh meramalkan bahwa bangsa Vietnam akan meraih kemerdekaan pada tahun 1945, yang menunjukkan keyakinannya yang kuat terhadap masa depan revolusi dan bangsa tersebut.
Dalam edisi ini, buku telah diperbarui dengan gaya presentasi yang modern, hidup, dan interaktif, sehingga memberikan pengalaman membaca yang lebih baik.
Ilustrasi berwarna-warni menggambarkan periode sejarah, tokoh-tokoh kunci, dan peristiwa penting bangsa, membantu pembaca, terutama anak-anak, untuk dengan mudah memvisualisasikan perjalanan yang berat namun heroik dalam membangun dan mempertahankan bangsa yang dilakukan oleh leluhur kita.
Sejarah tidak hanya dibaca tetapi juga "disentuh" melalui warna, imajinasi, dan kreativitas.
Setiap halaman buku ini menjadi sebuah perjalanan penemuan, di mana para pahlawan nasional, pertempuran-pertempuran gemilang, dan tonggak sejarah suci menjadi hidup dengan jelas melalui beragam warna.
Dalam kehidupan modern yang serba cepat saat ini, di mana anak-anak asyik dengan telepon, televisi, dan perangkat elektronik, munculnya buku-buku yang informatif dan interaktif, seperti "Sejarah Negara Kita," sangatlah penting.
Melalui setiap puisi dan setiap lukisan, patriotisme dan kebanggaan nasional dipupuk oleh emosi, bukan tekanan untuk menghafal.

Perpaduan warisan intelektual Ho Chi Minh dengan bentuk-bentuk ekspresi modern telah memungkinkan sejarah bangsa, yang dulunya diceritakan dalam bait-bait sederhana Presiden Ho Chi Minh, untuk terus diceritakan dengan warna, emosi, dan cinta terhadap Vietnam seperti yang kita kenal sekarang.
Dalam konteks bangsa yang menghadapi peluang dan tantangan baru, ajaran Presiden Ho Chi Minh tentang sejarah, patriotisme, dan kesadaran nasional terus menyebar, berkontribusi dalam menumbuhkan kebanggaan akan tradisi bangsa yang gemilang, rasa tanggung jawab terhadap tanah air, dan aspirasi untuk berkontribusi pada Vietnam yang damai, kuat, makmur, dan bahagia.
Sumber: https://baovanhoa.vn/xuat-ban/khi-lich-su-dan-toc-duoc-ke-bang-tho-va-sac-mau-228714.html







Komentar (0)