Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Saat hutan karet berubah warna

Mengikuti jejak anak-anak, aku berjalan menyusuri jalan tanah merah yang panjang dan berkabut, dedaunan keemasan berkilauan tertiup angin saat melayang turun dari dahan. Tawa riang anak-anak memecah keheningan hutan karet yang luas, yang sedang memasuki musim pergantian warna daun. Daun-daun keemasan menutupi tanah di bawah kakiku, membuatku merasa seolah-olah telah tersesat ke alam mimpi yang dipenuhi pepohonan dan dedaunan, tempat yang hanya ditemukan dalam cerita-cerita dari negeri yang jauh.

HeritageHeritage11/02/2025

Provinsi Binh Phuoc terkenal dengan perkebunan karetnya yang luas. Tanah basal merah dan iklim yang sesuai telah berkontribusi pada julukan Binh Phuoc sebagai "ibu kota karet".

Terletak lebih dari 100 km dari Kota Ho Chi Minh , hutan karet di kota Binh Long menawarkan pengalaman baru tentang perubahan warna alam. Berawal dari awal abad ke-20, selain menanam, memanen, memasok bahan baku, dan menyediakan layanan yang berkaitan dengan industri karet, hutan seluas lebih dari 10.000 hektar ini juga memainkan peran penting dalam memurnikan udara dan menyaring debu dari kota-kota besar di sekitarnya.

Setiap tahun, daun-daun pohon karet berubah menjadi kuning dan kemudian berganti warna mulai sekitar bulan Desember hingga akhir Maret, ketika hutan kembali tertutup warna hijau. Selama waktu ini, udara di Binh Phuoc terasa sejuk, dan kabut pagi menyelimuti area tersebut.

Pohon-pohon karet ditanam dalam barisan yang rapi. Yang patut diperhatikan adalah jalan setapak di dalam hutan, yang memudahkan panen dan pengangkutan karet, sehingga pergerakan di sini menjadi sangat mudah.

Di sepanjang jalan setapak ini, kita dapat menjumpai para pekerja yang bergegas menuju tempat kerja mereka, anak-anak yang dengan gembira berangkat ke sekolah, atau penduduk setempat yang membawa barang dagangan ke pasar di pagi hari untuk mencari nafkah. Terutama selama musim ketika daun pohon karet berubah menjadi kuning dan merah, suasana menjadi semakin meriah dengan langkah kaki para wisatawan dan fotografer.

Untuk mengabadikan foto-foto yang menakjubkan, wisatawan sering memilih waktu subuh dengan kabut pagi yang lembut atau saat matahari terbenam dengan cahayanya yang mempesona. Jalan-jalan yang berkelok-kelok tampak lebih indah dalam foto, menyerupai lukisan cat minyak dengan warna-warnanya yang memikat. Beberapa kelompok anak muda memilih untuk berkemah di hutan karet untuk bersantai di tengah pemandangan romantis ini bersama orang-orang terkasih mereka.

Aspek menarik lainnya adalah ketika mengunjungi hutan karet, wisatawan dapat mencicipi madu yang diproduksi dalam kondisi alami hutan tersebut. Selama musim panen madu, setiap kelompok peternakan lebah biasanya memiliki puluhan pekerja yang membawa peralatan untuk menghindari sengatan lebah, mesin pengasap, dan ratusan wadah plastik untuk menampung madu saat diangkut ke pabrik.

Hamparan perkebunan karet yang luas merupakan tempat ideal bagi koloni lebah. Lebah-lebah ini memakan getah pohon karet, menghasilkan madu berwarna kuning pucat, beraroma manis lembut, dan memiliki aroma yang halus.

Pengunjung sebaiknya menikmati pemandangan romantis, lingkungan alam yang segar, dan mencicipi hasil bumi lokal, dan jangan lupa untuk membeli suvenir unik ini sebagai oleh-oleh.

Majalah Warisan


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Dua saudara perempuan

Dua saudara perempuan

Suasana di antara masyarakat dipenuhi dengan sambutan meriah untuk festival besar tersebut.

Suasana di antara masyarakat dipenuhi dengan sambutan meriah untuk festival besar tersebut.

Arus itu mulai bergejolak.

Arus itu mulai bergejolak.