Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Saat kopi masih hangat.

Seri buku "While the Coffee Is Still Cold" baru-baru ini kembali ke pasar buku Vietnam, menjanjikan untuk merebut kembali pembaca lamanya dan terus menemukan jiwa-jiwa yang sejiwa dengannya.

Báo Tuổi TrẻBáo Tuổi Trẻ05/01/2026

Khi tách cà phê còn chưa nguội - Ảnh 1.

Mungkin karena seri buku ini beresonansi dengan kesamaan yang dialami sebagian besar orang modern sehingga berhasil meraih kesuksesan di luar Jepang.

Seri buku ini dicetak ulang pada saat banyak orang mencari karya-karya lembut yang dapat menghibur mereka di tengah berbagai kecemasan hidup.

"Di sebuah kota tertentu, terdapat legenda aneh tentang sebuah kursi istimewa di sebuah kafe. Hanya dengan duduk di kursi itu, dan untuk waktu yang terbatas, seseorang dapat melakukan perjalanan ke masa lalu mana pun yang mereka inginkan. Tetapi keajaiban ini datang dengan aturan-aturan yang merepotkan."

Hanya dengan beberapa baris deskriptif, Toshikazu Kawaguchi telah membuka ruang fantastis dan halus di antara mimpi dan kenyataan.

Sebuah tempat yang memenuhi kerinduan abadi banyak orang: untuk menghidupkan kembali, sekali lagi, hal-hal yang telah selamanya hilang seperti air yang mengalir melalui jari-jari.

Toshikazu Kawaguchi, seorang sutradara, produser, dan penulis skenario, mungkin tidak pernah membayangkan kesuksesan luar biasa dari adaptasi salah satu dramanya sendiri. Drama ini memenangkan hadiah utama di Festival Teater Suginami ke-10.

Sejak novel tersebut diterbitkan, Toshikazu Kawaguchi telah menulis lima volume lagi, sehingga menjadi satu set berisi enam volume.

Penerbit Tre baru saja merilis tiga volume: Saat Cangkir Kopi Masih Hangat (terjemahan Bao Chuong), Saat Kebohongan Masih Belum Terungkap (terjemahan Khue Tu), Saat Kenangan Masih Belum Pudar (terjemahan Bao Chuong). Tiga volume sisanya (Saat Perpisahan Masih Tak Terucapkan, Saat Cinta Masih Tak Terlupakan, Saat Cinta Masih Tak Terungkapkan ) diharapkan akan segera dirilis.

Menurut The New York Times, hingga tahun 2024, seri buku While the Coffee Is Still Cold telah terjual lebih dari 6 juta kopi dan diterjemahkan ke dalam 46 bahasa.

Kesuksesan seri buku tersebut berkontribusi pada terbentuknya tren sastra di kalangan penulis Asia, dengan Jepang dan Korea Selatan sebagai contoh utamanya, dalam mengembangkan genre sastra yang menenangkan. Genre ini, pada gilirannya, mendapatkan popularitas di pasar Amerika, pasar yang tidak terlalu menerima karya-karya yang tidak ditulis dalam bahasa Inggris.

Tokoh-tokoh dalam karya Toshikazu Kawaguchi hanyalah orang-orang biasa, yang tersesat dalam hiruk pikuk dunia. Kisah-kisahnya kurang memiliki ketegangan dramatis, tetapi hal ini diimbangi oleh ketulusan dan kesederhanaan. Mungkin justru ketulusan dan keterterusan inilah yang membuat karya-karyanya begitu dicintai oleh para pembaca.

Kembali ke topik
NU LAM

Sumber: https://tuoitre.vn/khi-tach-ca-phe-con-chua-nguoi-20260105102854463.htm


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Kebahagiaan sederhana

Kebahagiaan sederhana

Pohon Bahagia

Pohon Bahagia

Mari bersenang-senang bersama.

Mari bersenang-senang bersama.