| Para anggota Klub menampilkan pertunjukan nyanyi Then dan permainan kecapi Tinh untuk menyambut Kongres Delegasi Komite Partai Komune Phu Thinh. |
Didirikan pada tahun 2023 dengan 7 anggota pendiri, Klub Bernyanyi dan Bermain Tinh Antargenerasi Phuc Luong kini menjadi komunitas yang berkembang pesat. Kelompok ini telah menarik 19 anggota aktif yang berpartisipasi secara teratur. Meskipun anggota termuda baru berusia 40 tahun dan anggota tertua berusia lebih dari 70 tahun, mereka semua terikat oleh persahabatan, tanpa memandang usia atau keadaan hidup.
Di sini, mereka tidak hanya menyanyikan lagu-lagu Then bersama dan memainkan melodi merdu kecapi Tinh, tetapi juga berbagi cerita sehari-hari, kekhawatiran, kecemasan, dan bahkan mimpi-mimpi sederhana.
Ibu Dinh Thi Cong, Wakil Ketua Klub, berbagi: "Meskipun klub masih menghadapi banyak kesulitan terkait pendanaan dan peralatan pelatihan, semua anggota antusias dan berdedikasi. Setiap minggu, kami mengadakan kegiatan pada Sabtu malam, dan semua orang menantikannya dengan penuh semangat. Ini adalah tempat di mana orang tidak hanya dapat menyalurkan hasrat mereka terhadap seni pertunjukan tetapi juga berkontribusi dalam melestarikan budaya indah kelompok etnis Tay."
Kemudian, bernyanyi dan memainkan Tinh mewujudkan nilai-nilai spiritual yang mendalam, filosofi hidup, dan semangat kemanusiaan. Mempertahankan klub ini bukan sekadar kegiatan hiburan, tetapi juga upaya untuk melestarikan dan mewariskan budaya tradisional kepada generasi mendatang.
Di Duc Luong, suara kecapi Tinh dan lagu-lagu Then tidak hanya bergema selama pertemuan dan kegiatan masyarakat, tetapi juga ditampilkan dan dipertukarkan dengan klub-klub di dalam dan luar provinsi, seperti Lang Son dan Tuyen Quang, yang turut berkontribusi dalam mempromosikan keindahan tanah kelahiran mereka.
Yang membuat klub menyanyi Then dan memainkan kecapi Tinh antar generasi Phuc Luong istimewa bukan hanya pertunjukan dan pertukaran budayanya, tetapi juga tempat di mana para anggota berbagi pengalaman dalam produksi pertanian, pengembangan ekonomi rumah tangga, menjaga kebahagiaan keluarga, dan menyebarkan kasih sayang di dalam komunitas.
Berkat kontribusi sukarela dari para anggotanya, klub tersebut memiliki lebih dari 10 juta VND untuk memberikan pinjaman berbunga rendah kepada keluarga kurang mampu secara bergilir. Dengan dana ini, keluarga miskin dapat berinvestasi dalam pengembangan produksi seperti budidaya teh intensif, peternakan ayam dan babi, dan lain-lain, sehingga menghasilkan pendapatan yang lebih stabil.
Ibu Dao Thi Yen, salah satu dari dua keluarga miskin di klub tersebut, mengatakan: "Suami saya meninggal dunia di usia muda, dan saya membesarkan anak-anak dan cucu-cucu saya sendirian, termasuk salah satu yang menderita penyakit serius. Beban ekonomi sangat besar. Tetapi sejak bergabung dengan klub ini, saya merasa berdaya. Saya dapat meminjam 6 juta VND dengan suku bunga rendah untuk mengembangkan peternakan, secara bertahap mengatasi kesulitan dan menstabilkan hidup saya."
Selain sekadar saling mendukung secara finansial, selama pertemuan keluarga, para anggota dengan tulus berbagi cerita tentang menjaga tradisi keluarga, menyelaraskan hubungan antara suami dan istri, serta menjalani kehidupan yang sederhana dan penuh kasih sayang. Berkat hal ini, para anggota menjadi semakin dekat, seperti anggota keluarga sendiri.
Persatuan dan kecintaan terhadap budaya nasional inilah yang mendorong pertumbuhan klub, menarik lebih banyak anggota, terutama kaum muda.
Ini adalah tempat di mana lagu-lagu berpadu dengan irama kehidupan, di mana musik menjadi jembatan cinta, di mana setiap anggota diberdayakan untuk mengatasi kesulitan dan dengan percaya diri melangkah maju dalam perjalanan membangun kehidupan yang makmur, bermakna, dan kaya akan identitas budaya nasional.
Dengan segala antusiasme dan semangat kebersamaan mereka, mereka terus menulis kisah indah tentang sekelompok perempuan pedesaan yang penuh kasih sayang, kompak, dan bersemangat untuk meningkatkan kehidupan mereka. Tahun ini, klub tersebut bertujuan untuk memberantas kemiskinan di antara para anggotanya.
Sumber: https://baothainguyen.vn/van-hoa/202508/khi-tieng-ca-hoa-vao-cuoc-song-759099a/






Komentar (0)