Kemudian muncul aroma gurih yang kaya dari semangkuk thang co (semur tradisional Hmong), diikuti oleh rasa yang memabukkan dari secangkir anggur jagung yang harum. Orang-orang Hmong sering makan thang co dengan men men (sejenis bubur jagung), nasi ketan, dan lauk pauk lainnya, sambil mengobrol tentang kehidupan desa dan ladang. Sudut kecil yang sederhana ini, diselimuti kabut, dengan tawa tersembunyi di setiap pasar pagi, bagaikan potret kehidupan minoritas etnis di dataran tinggi karst Dong Van – kehidupan yang polos dan tangguh.


Mungkin Anda juga suka



Sumber: https://nhandan.vn/khoi-thang-co-giua-nhip-cho-phien-post912273.html








