Sejak siang hari, penyelenggaraan ujian dilakukan secara sistematis dan serentak. Aparat penegak hukum dan sukarelawan berkoordinasi erat untuk mengatur arus lalu lintas dan memastikan keamanan serta ketertiban di perimeter luar. Di dalam, fasilitas ujian telah lengkap dan siap menyambut para kandidat. Para kandidat tiba tepat waktu dan segera memasuki ruang ujian untuk memverifikasi informasi pribadi mereka dan memperbaiki kesalahan apa pun.

Tahun ini, SMA Phan Huy Chu di distrik Dong Da menjadi tuan rumah bagi 504 kandidat ujian. Untuk mengakomodasi jumlah tersebut, sekolah telah meninjau dan mengatur 21 ruang ujian resmi, 1 ruang tunggu, dan 1 ruang cadangan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Pada hari pertama, para pengawas menjelaskan peraturan ujian secara rinci, terutama menekankan daftar barang yang diperbolehkan dan dilarang di ruang ujian. Keseriusan dan kedisiplinan yang ditunjukkan sejak hari pertama mencerminkan dengan tepat sifat ujian tingkat nasional.

Guru Tran Van Huy, Wakil Kepala Pusat Ujian di SMA Phan Huy Chu - Dong Da, menyatakan: "Para kandidat perlu menjaga kesehatan yang baik, cukup tidur dan istirahat, serta menjaga pikiran tetap tenang selama ujian. Secara khusus, mereka tidak diperbolehkan membawa telepon seluler, jam tangan pintar, atau perangkat apa pun yang mampu mengedit teks, merekam, atau merekam video ke dalam ruang ujian."

Ujian kelulusan SMA tahun 2026 bukan hanya tolok ukur 12 tahun pendidikan siswa, tetapi juga dasar yang dapat diandalkan bagi lembaga pendidikan tinggi untuk menyeleksi mahasiswa. Oleh karena itu, keadilan dan transparansi selalu diprioritaskan. Pendekatan proaktif dan bertanggung jawab dari sektor pendidikan Hanoi dan berbagai pihak terkait telah menciptakan kondisi yang paling menguntungkan, mengurangi tekanan pada calon peserta ujian menjelang ujian penting ini.
Sumber: https://hanoimoi.vn/ky-thi-tot-nghiep-thpt-nam-2026-diem-thi-truong-thpt-phan-huy-chu-dong-da-san-ready-to-welcome-504-students-1159819.html






