Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Apa saja kegunaan daun ketumbar?

SKĐS - Daun ketumbar adalah bumbu populer dalam banyak masakan Vietnam, mengandung banyak senyawa bioaktif yang bermanfaat, dan digunakan baik dalam pengobatan tradisional maupun modern dengan banyak kegunaan yang terkenal.

Báo Sức khỏe Đời sốngBáo Sức khỏe Đời sống05/12/2025

Ketumbar (Eryngium foetidum), juga dikenal sebagai ketumbar bergerigi, adalah herba yang familiar dalam masakan Vietnam dan banyak negara Asia Tenggara. Tanaman herba tahunan ini tumbuh hingga ketinggian sekitar 20-50 cm. Daunnya tumbuh dekat dengan tanah dalam bentuk roset, berbentuk lanset sempit, panjang 7-15 cm, dengan tepi bergerigi rata, kaku dan tajam, serta hampir berwarna hijau sama di kedua sisinya.

Dengan aromanya yang khas dan sedikit menyengat, daun ketumbar umumnya digunakan dalam sup, semur, salad, saus celup, dan hidangan makanan laut. Selain perannya sebagai bumbu, daun ini telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional karena banyaknya senyawa bioaktif yang bermanfaat. Pengobatan modern juga mengakui nilai gizi ketumbar serta sifat anti-inflamasi, antibakteri, dan membantu pencernaannya.

1. Komponen nutrisi dan senyawa bioaktif

Isi
  • 1. Komponen nutrisi dan senyawa bioaktif
  • 2. Manfaat daun ketumbar
  • 3. Cara menggunakan daun ketumbar
  • 4. Siapa yang sebaiknya membatasi penggunaan daun ketumbar?
  • 5. Beberapa pengobatan tradisional menggunakan daun ketumbar
  • 6. Catatan tentang penggunaan daun ketumbar

Daun ketumbar kaya akan vitamin A dan C, zat besi, kalsium, dan mineral lainnya seperti mangan dan magnesium. Oleh karena itu, herba ini membantu meningkatkan kekebalan tubuh, mendukung tulang yang kuat, dan melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas berkat senyawa antioksidannya.

Minyak esensial ketumbar mengandung senyawa aktif penting seperti eryngial, β-caryophyllene, dan kamper, yang memiliki efek antibakteri, antiinflamasi, dan antijamur. Senyawa fenolik ini membantu mengurangi peradangan, mendukung pencernaan, dan berkontribusi pada peningkatan fungsi hati dan ginjal bila digunakan dalam dosis yang tepat.

Penelitian modern menunjukkan bahwa ekstrak daun ketumbar dapat menghambat pertumbuhan bakteri dan ragi tertentu di usus, sekaligus mendukung keseimbangan mikrobioma usus. Oleh karena itu, daun ketumbar tidak hanya memiliki nilai kuliner tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan kesehatan pencernaan.

Lá mùi tàu có tác dụng gì?- Ảnh 1.

Selain digunakan sebagai bumbu, daun ketumbar juga telah lama digunakan sebagai obat dalam pengobatan tradisional dan pengobatan rakyat...

2. Manfaat daun ketumbar

Menurut pengobatan tradisional, ketumbar memiliki rasa yang tajam, sifat yang menghangatkan, dan memengaruhi meridian limpa, lambung, dan ginjal. Beberapa efek yang umum dicatat meliputi:

- Meredakan pilek dan demam ringan: Daun ketumbar, bila direbus dalam air hangat atau digunakan dalam sup, dapat membantu meringankan gejala pilek dan flu ringan seperti batuk kering, hidung tersumbat, dan kelelahan.

- Mendukung pencernaan: Ketumbar membantu mengurangi kembung dan gangguan pencernaan berkat khasiatnya yang merangsang enzim pencernaan dan sedikit meningkatkan pergerakan usus.

- Efek antibakteri dan anti-inflamasi: Untuk penggunaan luar, daun segar yang dihancurkan dan dioleskan pada gigitan serangga atau ruam ringan membantu meredakan gejala.

- Mendukung detoksifikasi tubuh: Teh daun ketumbar memiliki efek diuretik ringan, berkontribusi pada pembuangan racun melalui saluran kemih dan membantu menjaga keseimbangan air dalam tubuh.

Dalam pengobatan tradisional, kombinasi ketumbar dengan herba seperti jahe, perilla, dan mint digunakan untuk meningkatkan efektivitas dalam meredakan pilek dan memperbaiki fungsi pencernaan.

  • Công dụng tuyệt vời của rau mùi tàu ít người biết

3. Cara menggunakan daun ketumbar

Dalam memasak: Cuci, cincang, dan tambahkan ke sup, semur, salad, hidangan makanan laut, atau saus celup; dapat digunakan segar atau kering; daun kering mempertahankan aromanya tetapi lebih lembut daripada daun segar.

Untuk dikonsumsi secara oral: Ambil segenggam daun ketumbar segar, cuci bersih, dan rebus dengan 500-600 ml air selama 5-10 menit. Minum selagi hangat, tidak lebih dari 2-3 cangkir per hari, untuk menghindari iritasi pencernaan atau diuresis yang berlebihan. Dapat dikombinasikan dengan jahe atau daun perilla untuk meningkatkan khasiatnya dalam meredakan pilek dan mengurangi kembung.

Untuk penggunaan luar: Hancurkan daun ketumbar segar dan oleskan pada area kulit yang terkena gigitan serangga atau ruam; sedikit minyak kelapa atau minyak zaitun dapat ditambahkan untuk menghindari iritasi.

Tips penggunaan: Mengeringkannya akan membantu mengawetkannya lebih lama, tetapi aromanya akan berkurang. Kombinasikan dengan jahe, perilla, dan mint untuk meningkatkan khasiatnya dalam membantu pencernaan dan meredakan pilek. Jangan gunakan sebagai pengganti obat, karena ketumbar hanya memiliki efek pendukung.

4. Siapa yang sebaiknya membatasi penggunaan daun ketumbar?

Meskipun memiliki banyak manfaat kesehatan, daun ini tidak cocok untuk semua orang. Berikut beberapa kelompok orang yang perlu mengetahui manfaatnya:

- Wanita hamil: Beberapa sumber menyebutkan bahwa aroma ketumbar dapat memengaruhi fungsi kelenjar reproduksi wanita. Oleh karena itu, wanita hamil sebaiknya membatasi penggunaannya untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan.

- Penderita gangguan pernapasan: Mereka yang menderita asma, penyakit paru obstruktif kronis, atau infeksi saluran pernapasan akut mungkin mengalami tenggorokan kering dan kesulitan bernapas jika mengonsumsi terlalu banyak ketumbar.

- Bagi penderita masalah perut: Meskipun ketumbar dapat membantu pencernaan, konsumsi berlebihan dapat menyebabkan kembung dan gangguan pencernaan, terutama pada orang yang memiliki masalah perut.

- Bagi penderita penyakit hati: Ketumbar membantu mendukung beberapa fungsi hati, tetapi penggunaan berlebihan dapat menyebabkan sekresi empedu yang berlebihan, yang berdampak negatif pada hati.

- Orang yang rentan alergi: Minyak esensial dan senyawa dalam daun ketumbar dapat menyebabkan reaksi alergi pada individu yang sensitif. Kelompok ini sebaiknya menghindari kontak dengan tanaman atau menguji dalam jumlah kecil sebelum penggunaan rutin.

5. Beberapa pengobatan tradisional menggunakan daun ketumbar

- Untuk mengobati pilek dan gangguan pencernaan: 10g ketumbar kering, 6g akar licorice; rebus dengan 300ml air selama 15 menit, bagi menjadi 3 dosis dan minum selagi hangat sepanjang hari.

- Untuk mengobati demam ringan: Masak 30g daun ketumbar, 50g daging sapi cincang halus, dan beberapa iris jahe segar dengan 600ml air, tambahkan sedikit merica; makan selagi panas dan selimuti diri Anda untuk merangsang keringat.

- Ekspektoran: Minum rebusan ketumbar membantu mengeluarkan dahak dari tenggorokan saat menderita pilek atau hidung berair.

- Pengobatan konjungtivitis: Keringkan daun ketumbar di tempat yang sejuk, lalu rebus hingga menjadi ramuan dan gunakan untuk mencuci mata saat mengalami konjungtivitis ringan.

- Pengobatan rumahan untuk melasma: Rendam daun ketumbar yang dicincang halus dalam air hangat selama 2 jam, saring airnya, dan oleskan cairan tersebut ke wajah selama 15-20 menit, dua kali sehari.

- Untuk mengobati jerawat merah dan ruam pada anak-anak: Hancurkan daun ketumbar segar, peras sarinya, dan oleskan langsung. Jika terjadi iritasi, segera bilas.

- Untuk mengatasi bau mulut: Rebus daun ketumbar hingga mengental, tambahkan beberapa butir garam, dan gunakan cairan yang dihasilkan untuk berkumur dan membilas mulut beberapa kali sehari selama 5-6 hari.

6. Catatan tentang penggunaan daun ketumbar

  • Jangan gunakan dalam jumlah berlebihan, terutama dalam bentuk rebusan atau ekstrak.
  • Hindari memakannya bersama daging babi atau jeroan hewan karena dapat dengan mudah menyebabkan kembung dan gangguan pencernaan.
  • Individu dengan kondisi kesehatan tertentu, wanita hamil, dan anak-anak kecil sebaiknya berkonsultasi dengan profesional kesehatan sebelum penggunaan rutin.
  • Penderita penyakit ginjal atau mereka yang mengonsumsi diuretik harus berhati-hati karena ketumbar memiliki efek diuretik ringan.

Daun ketumbar adalah rempah yang sudah dikenal luas, tetapi juga merupakan bahan obat dengan banyak manfaat kesehatan, seperti membantu pencernaan, memiliki sifat antibakteri ringan, meredakan pilek, dan mendetoksifikasi tubuh. Namun, penggunaannya harus sesuai untuk setiap individu dan dalam dosis tertentu untuk memastikan keamanannya. Dengan penggunaan yang tepat, ketumbar bukan hanya rempah yang lezat, tetapi juga dapat menjadi "herbal alami" untuk mendukung kesehatan sehari-hari.

Pembaca diundang untuk membaca lebih lanjut:

Sumber: https://suckhoedoisong.vn/la-mui-tau-co-tac-dung-gi-169251205154743147.htm


Topik: bau ikan.

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Mausoleum dan Pelajar Ho Chi Minh

Mausoleum dan Pelajar Ho Chi Minh

Balap perahu

Balap perahu

Para siswa dari kelompok etnis minoritas mengunjungi Kuil Sastra - universitas pertama di Vietnam.

Para siswa dari kelompok etnis minoritas mengunjungi Kuil Sastra - universitas pertama di Vietnam.