1. Manfaat daun teratai
Menurut Pengobatan Tradisional Tiongkok, daun teratai memiliki sifat mendinginkan dan rasa pedas, bermanfaat bagi meridian hati, limpa, dan lambung; daun ini memiliki efek membersihkan panas dan meredakan sengatan panas, dan terutama digunakan untuk mengobati diare yang disebabkan oleh kelembapan, pusing, edema, hemoptisis, epistaksis, menoragia, feses berdarah, dan pusing pascapersalinan.
Pengobatan tradisional menggunakan daun teratai untuk mendinginkan tubuh, mencegah dan mengobati sengatan panas dan sengatan matahari, mendukung limpa dan lambung, serta mengobati sakit perut dan diare yang disebabkan oleh cuaca panas dan lembap di musim panas. Daun teratai panggang digunakan untuk mengobati gangguan pendarahan.
Penelitian modern menunjukkan bahwa, secara klinis, daun teratai juga digunakan untuk mencegah dan mengobati obesitas, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, aterosklerosis, penyakit jantung koroner, dan kolesistitis. Orang lanjut usia dengan tubuh yang lemah, pengerasan arteri serebral, atau mereka yang menderita hemiplegia akibat stroke sebaiknya menggunakan daun teratai secara teratur.

Daun teratai, tanaman obat yang digunakan untuk mencegah dan mengobati penyakit yang disebabkan oleh sengatan panas.
2. Obat-obatan yang terbuat dari daun teratai
1. Ramuan pendingin: Seduh 30g daun teratai kering dalam air mendidih di wadah tertutup, minum sebagai pengganti teh, secara terus menerus selama 2-3 bulan.
2. Obat untuk sengatan panas: 10g daun teratai kering, 6g bunga honeysuckle, direbus dalam air dan diminum sebagai teh sepanjang hari.
3. Tangga Untuk pencernaan dan penurunan berat badan: Seduh 20g daun teratai kering dan 15g buah hawthorn dalam air mendidih dan minum sebagai teh sepanjang hari.
4. Ramuan untuk membersihkan paru-paru, mendinginkan paru-paru, dan meredakan sakit kepala: 10 g daun teratai, 6 g bunga honeysuckle, 6 g kulit semangka, 6 g kulit loofah, 6 g daun bambu; masukkan ke dalam panci, tambahkan air secukupnya hingga menutupi semua bahan, dan didihkan hingga tersisa 2 mangkuk cairan; bagi menjadi 2 dosis dan minum dua kali sehari.
5. Tonik untuk memulihkan Qi dan darah, menghasilkan cairan tubuh: 20g daun teratai, 5g kurma merah; rebus dan minum sebagai pengganti teh.
6. Untuk menurunkan tekanan darah dan memperbaiki kualitas tidur: 10g daun teratai, 10g Tussilago farfara, 10g biji Cassia, 6g Codonopsis pilosula, 6g Gastrodia elata, 6g kulit jeruk mandarin. Masukkan ke dalam panci, tambahkan air secukupnya hingga menutupi semua bahan, dan didihkan hingga tersisa 2 mangkuk cairan; bagi menjadi 2 dosis dan minum dua kali sehari.
7. Tonik untuk limpa , menghilangkan stagnasi, dan mengurangi kelelahan: 1 lembar daun teratai segar, 60 g beras; cuci beras hingga bersih dan masak menjadi bubur seperti biasa; cuci daun teratai, dan ketika bubur hampir matang, letakkan daun teratai di atas bubur; lanjutkan memasak dengan api kecil selama beberapa saat, hingga bubur berubah warna menjadi hijau muda; tambahkan sedikit gula batu, dan bagi menjadi beberapa porsi untuk dimakan sepanjang hari.
Silakan tonton video berikut untuk informasi lebih lanjut:
Sumber: https://suckhoedoisong.vn/la-sen-vi-thuoc-quy-trong-mua-he-169260408114056596.htm








Komentar (0)