Melestarikan kerajinan tradisional melalui pendanaan berbasis kebijakan.
Di banyak daerah pesisir seperti Mui Ne, Phu Thuy, dan Tien Thanh, perikanan tetap menjadi sumber mata pencaharian utama bagi masyarakat. Namun, untuk melaut, nelayan menghadapi banyak pengeluaran besar seperti membeli peralatan memancing, bahan bakar, dan memperbaiki perahu. Bagi banyak rumah tangga, mengakses modal yang memadai bukanlah hal yang mudah.
Bapak Ly Khau Nghia, Wakil Direktur Bank Sentral Vietnam (BPP) cabang Lam Dong dan Direktur BPP cabang Binh Thuan, mengatakan bahwa belakangan ini, modal kredit kebijakan telah secara efektif mendukung banyak rumah tangga dalam berinvestasi di bidang pengembangan usaha kelautan, terutama rumah tangga yang kurang mampu. “Bagi nelayan, pinjaman preferensial sangat praktis. Ketika laut bergelombang dan kapal-kapal berlabuh, modal ini membantu mereka mempertahankan mata pencaharian tanpa harus meminjam dari sumber luar dengan suku bunga tinggi. Dan ketika musim penangkapan ikan menguntungkan, masyarakat memiliki lebih banyak sumber daya untuk berinvestasi dan meningkatkan efisiensi setiap perjalanan penangkapan ikan,” ujar Bapak Nghia.
Di Kelurahan Mui Ne, Ibu Le Thi Kim Loan adalah salah satu keluarga yang secara efektif memanfaatkan modal pinjaman untuk menciptakan lapangan kerja. Melalui Serikat Wanita, ia menerima pinjaman sebesar 50 juta VND untuk berinvestasi dalam pembelian jaring ikan. Menurut Ibu Loan, berkat alat tangkap ikan baru tersebut, hasil tangkapan meningkat secara signifikan, dan keluarganya memiliki pendapatan yang lebih stabil. Selain itu, usahanya telah menciptakan lapangan kerja bagi dua pekerja lokal.
Demikian pula, Bapak Nguyen Duc Hiep di Kelurahan Phu Thuy dengan berani berinvestasi dalam jaring ikan tambahan setelah menerima pinjaman sebesar 70 juta VND dari program pinjaman penciptaan lapangan kerja. Sebelumnya, karena kekurangan modal, keluarganya hanya menangkap ikan di daerah pesisir dalam skala kecil. Setelah mengakses pinjaman preferensial, ia mampu memperluas produksi, meningkatkan jumlah perjalanan penangkapan ikan, dan meningkatkan pendapatannya.
Bagi Ibu Hoang Thi Kim Hang di Kelurahan Tien Thanh, kredit berbasis kebijakan telah membantu keluarganya lebih proaktif dalam membeli alat tangkap ikan sesuai musim. “Setiap musim memiliki jenis ikan yang berbeda, jadi kami harus berinvestasi pada jaring yang sesuai agar dapat menangkap ikan secara efektif. Berkat pinjaman berbunga rendah, keluarga saya dapat membeli lebih banyak alat tangkap ikan, membayar upah pekerja, dan mengembangkan produksi yang lebih stabil,” kata Ibu Hang.
![]() |
| Model pinjaman untuk pembelian alat pancing di kalangan warga di lingkungan Long Son, Kelurahan Mui Ne. |
Menyalurkan modal langsung ke desa-desa pesisir.
Selain memberikan dukungan keuangan tepat waktu, Bank Sentral Vietnam (VBSP) telah menerapkan banyak solusi untuk mempermudah akses masyarakat terhadap pinjaman preferensial.
Menurut Ibu Nguyen Huyen Ton Nu Vu Anh, kepala Kelompok Simpan Pinjam di Kelurahan Tien Thanh, sebagian besar peminjam menggunakan modal tersebut untuk tujuan yang dimaksudkan, yaitu berinvestasi dalam alat tangkap ikan dan meningkatkan efisiensi eksploitasi hasil laut. “Modal dari Bank Kebijakan Sosial membantu masyarakat mempersiapkan diri secara proaktif untuk setiap perjalanan penangkapan ikan, menghilangkan kebutuhan akan pinjaman berbunga tinggi atau pembelian alat tangkap ikan secara kredit seperti sebelumnya. Dengan demikian, banyak rumah tangga mampu mempertahankan mata pencaharian mereka dan menstabilkan pendapatan mereka dari tahun ke tahun,” ujar Ibu Vu Anh.
Secara khusus, implementasi pemberian pinjaman berdasarkan Resolusi No. 71 Dewan Rakyat Provinsi Lam Dong, dengan jumlah pinjaman maksimal hingga 200 juta VND dan jangka waktu pinjaman hingga 10 tahun, telah menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi banyak nelayan untuk berinvestasi secara percaya diri dalam mengembangkan mata pencaharian maritim mereka. Selain itu, cabang Binh Thuan dari Bank Vietnam untuk Kebijakan Sosial terus mempertahankan operasi efektif titik transaksi tingkat kecamatan sesuai dengan motto "Transaksi di rumah, pencairan di kecamatan," membantu masyarakat menghemat waktu dan biaya perjalanan.
Dalam empat bulan pertama tahun 2026, cabang Binh Thuan dari Bank Vietnam untuk Kebijakan Sosial (VBSP) menyalurkan lebih dari 89,4 miliar VND kepada 1.950 peminjam. Secara khusus, program pinjaman yang mendukung penciptaan, pemeliharaan, dan perluasan lapangan kerja memberikan 56 miliar VND kepada 870 pekerja, termasuk banyak keluarga nelayan pesisir.
Saat ini, total saldo pinjaman yang belum dilunasi oleh unit tersebut hampir mencapai 755 miliar VND, dengan lebih dari 16.000 rumah tangga miskin dan penerima manfaat kebijakan masih memiliki pinjaman yang belum dilunasi. Kualitas kredit terus terjaga stabil, dan banyak kelompok simpan pinjam beroperasi secara efektif.
Terbukti bahwa kredit berbasis kebijakan tidak hanya membantu nelayan di provinsi Lam Dong berinvestasi dalam alat tangkap dan meningkatkan efisiensi eksploitasi hasil laut, tetapi juga menanamkan kepercayaan pada mereka untuk tetap melaut dan mengembangkan mata pencaharian yang berkelanjutan. Dari desa nelayan pesisir hingga fasilitas pengolahan hasil laut kecil, dampak modal preferensial semakin terlihat dalam perjalanan para nelayan yang mendampingi mereka saat mereka berlayar ke laut.
Sumber: https://thoibaonganhang.vn/lam-dong-dong-von-uu-dai-tiep-suc-ngu-dan-vuon-khoi-182069.html









Komentar (0)