Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Apa yang harus dilakukan ketika anak sakit kepala?

VnExpressVnExpress14/06/2023


Ketika anak-anak sering mengalami sakit kepala, keluarga dapat menawarkan pijatan lembut atau membawa mereka ke dokter untuk akupunktur, dan mengajarkan mereka teknik relaksasi terpandu melalui visualisasi.

Pijat

Pijat dapat membantu mengatasi sakit kepala yang dialami anak-anak setiap hari. Metode ini, dikombinasikan dengan diet sehat dan olahraga teratur, membantu mengelola stres dan menghindari pemicu sakit kepala lainnya. Pijat memiliki sedikit efek samping; namun, keluarga sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum menerapkannya.

Akupunktur

Akupunktur juga dapat bermanfaat bagi anak-anak yang mengalami sakit kepala. Metode ini menggunakan jarum tipis untuk menusuk kulit, melepaskan endorfin, hormon pereda nyeri alami tubuh. Perawatan akupunktur biasanya dilakukan sekali atau dua kali seminggu, berlangsung selama 4-6 minggu. Karena tusukan jarum, kemungkinan komplikasi meliputi pendarahan ringan dan memar; infeksi sangat jarang terjadi.

Sakit kepala pada anak dapat diobati dengan pijat atau intervensi medis. Foto: Rumah Sakit Anak Philadelphia

Sakit kepala pada anak dapat diobati dengan pijat atau intervensi medis. (Gambar: Rumah Sakit Anak Philadelphia)

Biofeedback

Biofeedback adalah pengobatan non-obat di mana anak-anak belajar mengelola rasa sakit. Ini juga merupakan pengobatan yang banyak digunakan untuk migrain. Misalnya, alat biofeedback dapat menunjukkan ketegangan otot di leher yang memicu sakit kepala. Dengan mengamati bagaimana pengukuran ini berubah, anak-anak memahami kapan tubuh mereka tegang dan belajar untuk rileks. Biofeedback tersedia di klinik dan rumah sakit, aman digunakan, dan tidak memiliki efek samping.

Imajinasi Terbimbing

Visualisasi terbimbing, hipnosis diri, atau teknik relaksasi dapat membantu mencegah sakit kepala pada anak-anak. Anak-anak seringkali sangat mahir dalam teknik-teknik ini karena mereka menggunakan imajinasi mereka untuk rileks. Keluarga sebaiknya membawa anak-anak mereka ke dokter anak yang berkualifikasi untuk mendapatkan panduan tentang cara mempraktikkan teknik-teknik ini.

Selain langkah-langkah yang disebutkan di atas, keluarga harus memastikan anak-anak menerima nutrisi yang cukup, meningkatkan asupan nutrisi tertentu yang tercantum di bawah ini untuk mencegah atau mengurangi sakit kepala. Semua suplemen makanan harus didiskusikan dengan dokter anak sebelum digunakan.

Vitamin B2 (riboflavin) : Riboflavin adalah jenis vitamin B yang dapat mengurangi frekuensi sakit kepala. Efek samping yang jarang terjadi dapat meliputi diare, peningkatan frekuensi buang air kecil, dan perubahan warna urine.

Magnesium: Suplemen magnesium juga dapat membantu mengurangi frekuensi sakit kepala. Remaja dengan migrain mungkin memiliki kadar magnesium yang lebih rendah daripada mereka yang tidak mengalami kondisi tersebut. Suplemen magnesium dapat menyebabkan diare dan berinteraksi dengan obat-obatan tertentu.

Koenzim Q10 (CoQ10): Ini adalah antioksidan yang ditemukan di setiap sel tubuh. Namun, sepertiga anak-anak dengan migrain mengalami kekurangan zat ini. Koenzim Q10 dapat diperoleh dalam bentuk suplemen makanan harian. Efek samping yang jarang dan ringan meliputi mual, muntah, diare, kehilangan nafsu makan, dan nyeri ulu hati.

Chili (Menurut Healthy Children )



Tautan sumber

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Suatu pagi di perkebunan teh

Suatu pagi di perkebunan teh

A80

A80

Kenangan melampaui waktu.

Kenangan melampaui waktu.