![]() |
| Keluarga Mai Thi Hoa tidak hanya memperkaya diri sendiri tetapi juga menciptakan lapangan kerja bagi banyak pekerja lokal. |
Lahir dalam keluarga petani besar , Hoa tumbuh dalam kondisi ekonomi yang sulit. Orang tuanya menghabiskan hidup mereka bekerja di perkebunan teh, membesarkan 12 anak hingga dewasa berkat hasil panen teh. Dari jumlah tersebut, 10 melanjutkan profesi menanam dan mengolah teh, menganggap teh sebagai sumber penghidupan utama keluarga. Semua pengeluaran dan biaya hidup sehari-hari bergantung pada pendapatan dari teh.
Menyadari potensi ekonomi yang besar dari budidaya teh , yang merupakan kekuatan tradisional daerah tersebut, Ibu Hoa memutuskan untuk berinvestasi dan memperluas produksi. Saat ini, keluarganya memiliki sekitar 2 hektar lahan teh, terutama varietas teh hibrida yang menghasilkan produktivitas dan kualitas tinggi. Rata-rata, fasilitas produksi tersebut memproses sekitar 1 ton teh segar per hari.
Lebih dari 10 tahun yang lalu , keluarga Ibu Hoa memproduksi kurang dari 100 kg teh segar per hari . Kini, mereka telah membangun fasilitas pengolahan yang cukup lengkap. Total investasi untuk sistem pabrik tersebut mencapai lebih dari 1 miliar VND, termasuk 6 mesin pemanggang teh, hampir 40 mesin penggulung teh, mesin penyegel vakum, dan peralatan lainnya untuk pengolahan dan pengemasan produk.
Harga teh dari keluarga Ibu Hoa saat ini berkisar antara 150.000 VND hingga 2.500.000 VND per kilogram, tergantung jenisnya. Harga tersebut tercantum secara publik, sehingga konsumen dapat memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Produk teh dari keluarga Ibu Hoa tidak hanya laris di pasar lokal, tetapi juga populer di kalangan pelanggan di kota-kota besar seperti Hanoi , Da Nang , dan Ho Chi Minh City .
![]() |
| Ibu Hoa selalu memperhatikan peningkatan kualitas produk teh, serta berkontribusi dalam memastikan kesehatan konsumen. |
Ibu Nguyen Thu Ha (dari Cau Giay, Hanoi) mengatakan: " Teh keluarga Ibu Hoa memiliki warna hijau, rasa yang kaya namun tidak tajam, rasa manis setelah diminum, dan aman untuk dikonsumsi. Saya merasa tenang karena produsen teh bertanggung jawab atas kesehatan konsumen."
Menurut Ibu Hoa, prinsip utama dalam seluruh proses produksi adalah bahwa teh harus aman dan tidak memengaruhi kesehatan konsumen. Keluarganya berfokus pada pengendalian ketat mulai dari penanaman dan panen hingga pengolahan, meminimalkan penggunaan unsur-unsur yang dapat menyebabkan residu berbahaya.
"Kami tidak mengorbankan integritas demi keuntungan. Baik teh itu mahal atau murah, teh tersebut harus bersih dan memenuhi standar keamanan pangan dan kebersihan," tegas Ibu Hoa.
Dalam waktu dekat, untuk lebih meningkatkan kualitas dan nilai produknya, Ibu Hoa berencana untuk mendaftarkan diri sebagai produsen teh sesuai standar OCOP. Baginya, branding itu penting, tetapi faktor penentu tetaplah reputasi dan tanggung jawab produsen teh. Berasal dari latar belakang miskin dan berhasil keluar dari kemiskinan berkat budidaya teh, Ibu Hoa percaya bahwa perluasan skala produksi bukan hanya untuk memperkaya keluarganya tetapi juga untuk menciptakan mata pencaharian tambahan bagi pekerja lokal.
Saat ini, fasilitas produksi teh keluarga Ibu Hoa menyediakan lapangan kerja tetap bagi 8 pekerja, dengan pendapatan rata-rata 7-10 juta VND per orang per bulan. Selama musim puncak, fasilitas tersebut mempekerjakan tambahan 4 pekerja musiman, yang berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan bagi penduduk setempat.
Dari dusun Khuân, model pembangunan ekonomi Ibu Mai Thị Hoa dan beberapa keluarga tetangga menunjukkan bahwa ketika petani tahu cara memanfaatkan kekuatan tradisional secara efektif dan berinvestasi secara sistematis, budidaya teh tidak hanya membawa pendapatan yang stabil tetapi juga membantu para petani teh menjadi kaya.
Sumber: https://baothainguyen.vn/kinh-te/202602/lam-giau-khong-chi-cho-minh-3ab60b8/








Komentar (0)