.jpg)
Kontes yang diluncurkan secara nasional mulai 10 Mei hingga 10 Juli 2025 oleh Youth Pioneer dan Surat Kabar Anak-Anak bekerja sama dengan organisasi Kampanye untuk Anak-Anak Bebas Tembakau (CTFK) di Vietnam ini terbuka untuk anak-anak berusia 4-15 tahun. Setelah dua bulan, hampir 700 lukisan dan lebih dari 100 klip video dari anak-anak di seluruh negeri telah dikirimkan.
Pada upacara penghargaan tanggal 22 Juli di Hanoi , karya-karya luar biasa yang diberi penghargaan bukan hanya pengakuan atas nilai artistik, tetapi juga pesan yang bermakna tentang hak setiap anak untuk hidup aman dan dibekali dengan keterampilan penting.
Dalam kategori menggambar, Hadiah Khusus diberikan kepada Nguyen Tran Minh Tue, seorang siswa kelas 6 dari Sekolah Menengah Nguyen Binh Khiem (Kelurahan Ngu Hanh Son).
Lukisan Tuệ menggambarkan dengan jelas anak-anak yang belajar berenang di bawah bimbingan orang dewasa, yang ditonjolkan oleh slogan "Belajar berenang untuk melindungi diri sendiri."
Dengan warna-warna cerah, komposisi yang seimbang, dan konten yang praktis, karya seni ini sepenuhnya menyampaikan pesan tentang pentingnya belajar berenang dan perlindungan diri. Melalui lukisan ini, saya juga ingin mendorong teman-teman saya untuk mempraktikkan keterampilan keselamatan di air.
Yang tak kalah mengesankan, dalam kategori klip video, Hadiah Khusus diberikan kepada dua bersaudara, Pham Ngo Tram Anh (siswa kelas 7, SMA Nguyen Khuyen) dan Pham Nam Anh (siswa kelas 4, SD Nguyen Hien), keduanya tinggal di komune Tam Anh, kota Da Nang .
Video yang dibuat oleh kedua anak tersebut menyampaikan pesan yang kuat: anak-anak tidak boleh bermain di dekat kolam dan danau, mereka harus mengenakan jaket pelampung saat berpartisipasi dalam kegiatan air, dan yang terpenting, mereka harus diawasi oleh orang dewasa untuk memastikan keselamatan mereka.

Tram Anh berbagi: “Kami ingin anak-anak memahami bahwa belajar berenang sejak usia dini sangat penting, bahwa mereka harus didampingi oleh orang dewasa saat berenang, bahwa mereka tidak boleh masuk ke air sendirian, dan bahwa mereka harus selalu ingat untuk mengenakan jaket pelampung. Mereka harus mengikuti kelas keterampilan yang diselenggarakan oleh sekolah atau keluarga mereka, dan mengingat nomor darurat 112 agar mereka tahu cara menangani situasi berbahaya.”
Meskipun hanya berupa klip pendek, karya Tram Anh dan Nam Anh berhasil memukau penonton dengan konten visualnya yang ringkas, mudah dipahami, dan sesuai dengan psikologi anak. Banyak orang tua dan guru menganggap ini sebagai pendekatan yang cerdas dan mudah dipahami yang menciptakan efek positif dalam mengajarkan keterampilan hidup.
Ibu Ngo Kim Thanh, ibu dari Tram Anh dan Nam Anh, mengungkapkan kegembiraan dan kebanggaannya karena anak-anaknya menerima penghargaan tinggi, dan berharap karya-karya pemenang tersebut akan terus menyebar lebih luas lagi.
Setiap lukisan dan klip video bukan hanya produk kreatif tetapi juga pengingat akan pentingnya membekali anak-anak dengan keterampilan pencegahan kecelakaan. Hal ini berkontribusi pada peningkatan kesadaran masyarakat dan menegaskan bahwa setiap anak berhak untuk hidup aman, terlindungi, dan berkembang dalam lingkungan yang sehat dan ramah.
Menurut Bapak Tran Van Hong, Kepala Sekolah Menengah Nguyen Binh Khiem, kompetisi ini telah menjadi model yang efektif untuk menyebarkan informasi tentang pencegahan tenggelam. Pendekatan ini harus ditiru di sekolah-sekolah dan daerah setempat, dengan koordinasi yang erat antara sektor pendidikan dan kesehatan serta organisasi pemuda untuk memastikan keselamatan anak-anak.
Sumber: https://baodanang.vn/lan-toa-phong-chong-duoi-nuoc-o-tre-em-3297916.html






Komentar (0)