Kompleks DN Club di distrik Phu Loi baru-baru ini menarik banyak orang untuk bermain pickleball berkat organisasinya yang profesional. Ibu Truong Thi Kim Cuc, pemilik kompleks tersebut, mengatakan: “Sejak awal, kami bertekad tidak hanya untuk menciptakan lapangan olahraga tetapi juga untuk membangun ruang pelatihan yang sehat dan aman bagi masyarakat. Oleh karena itu, segala hal mulai dari kualitas permukaan lapangan dan jarak aman hingga pengendalian jumlah pemain dan menjaga kebersihan lingkungan mendapat perhatian yang cermat. Kami juga mendengarkan masukan pemain untuk terus meningkatkan kualitas.”
Pickleball tidak terbatas pada daerah perkotaan; olahraga ini semakin berkembang di daerah pedesaan.
Di komune Tran De, kompleks olahraga Ngan Phu terkenal dengan dua area dan tujuh lapangannya, yang dibagi menjadi bagian untuk pemain pemula dan pemain berpengalaman. "Kami ingin menciptakan ruang komunitas sejati di mana orang datang tidak hanya untuk bermain tetapi juga untuk bersosialisasi dan terhubung. Lapangan dibersihkan secara teratur, dan ada aturan yang jelas untuk memastikan keselamatan. Di masa depan, kami akan menyelenggarakan lebih banyak turnamen persahabatan untuk lebih mengembangkan olahraga ini," ujar Bapak Nguyen Hoai Linh, pemilik kompleks olahraga Ngan Phu.
Di kompleks pickleball ATL di lingkungan Vinh Chau, dengan tiga lapangan luas berstandar kompetisi, banyak pemain tertarik setiap hari.
Bapak Tran Van Thang, seorang pemain pickleball reguler di sini, berbagi: "Saya belum pernah bermain olahraga apa pun sebelumnya, tetapi saya merasa pickleball mudah dimainkan, jadi saya mencobanya dan ternyata cocok untuk kesehatan saya, jadi saya berpartisipasi secara teratur. Di sini, mereka yang ingin bermain untuk meningkatkan kesehatan dapat meminta seseorang yang tahu cara bermain untuk mengajari mereka, sementara mereka yang ingin bermain lebih profesional dapat menyewa instruktur."
Pickleball secara bertahap meluas ke daerah pedesaan, dengan biaya sewa lapangan biasanya berkisar antara 50.000 hingga 100.000 VND per jam. Meskipun harganya lebih terjangkau daripada di daerah perkotaan, mayoritas pemain di sini masih laki-laki. Pada kenyataannya, pemain perkotaan memiliki akses ke pelatih, berpartisipasi dalam turnamen yang terorganisir, dan bahkan memiliki akses ke wasit dan organisasi profesional. Di daerah pedesaan, aktivitas ini terutama untuk interaksi sosial dan hiburan, oleh karena itu, perlu dorongan dan bimbingan untuk menarik lebih banyak peserta. Namun, perbedaan ini menciptakan gambaran keseluruhan: daerah perkotaan memimpin tren, mendorong investasi, dan meningkatkan kualitas, sementara daerah pedesaan menyediakan fondasi bagi pickleball untuk menyebar luas dan menjadi gerakan massa yang sesungguhnya.
Dari daerah perkotaan hingga pedesaan, pickleball secara bertahap menegaskan perannya dalam kehidupan modern, menyebarkan gaya hidup positif dan sehat. Di tengah riuh tawa dan gerakan kaki yang lincah di lapangan, seseorang dapat dengan jelas merasakan ritme kehidupan baru – lebih sehat, lebih bahagia, dan lebih terhubung.
THANH TAM - SONG LE
Sumber: https://baocantho.com.vn/lan-toa-phong-trao-pickleball-a203601.html









Komentar (0)