Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Prancis mengusulkan pembekuan imigrasi selama tiga tahun.

Pada 24 Mei, Menteri Kehakiman Prancis Gérald Darmanin mengusulkan moratorium tiga tahun terhadap imigrasi legal ke negara tersebut, dengan alasan bahwa kapasitas negara untuk menerima dan mengintegrasikan imigran telah mencapai batasnya.

Báo Cần ThơBáo Cần Thơ25/05/2026

Imigran di Prancis. Foto: Keystone Press Agency

Dalam sebuah wawancara dengan Le Journal du Dimanche, Darmanin menyatakan: “Kita telah mencapai batas kemampuan kita untuk mengintegrasikan dan mengasimilasi imigran. Oleh karena itu, saya percaya kita perlu mengakhiri model imigrasi saat ini. Itulah sebabnya saya mengusulkan penerapan penangguhan imigrasi legal selama tiga tahun. Masalah ini perlu diputuskan dalam pemilihan presiden berikutnya.”

Menurut Menteri Kehakiman Prancis, pemerintah juga perlu mempertimbangkan untuk mengubah konstitusi guna memperketat kontrol imigrasi, sekaligus mendukung referendum tentang kebijakan imigrasi.

Bapak Darmanin menyarankan untuk mempertimbangkan penghapusan mekanisme yang memungkinkan imigran untuk mensponsori kerabat mereka untuk datang ke Prancis. Beliau juga menekankan bahwa mereka yang telah diperintahkan untuk dideportasi harus segera dikeluarkan dari wilayah Prancis, sementara langkah-langkah integrasi harus diperkuat bagi mereka yang telah diberikan kewarganegaraan Prancis.

Awal Januari lalu, sebuah survei yang dilakukan oleh perusahaan riset CSA menunjukkan bahwa sekitar 70% warga Prancis mendukung penghentian total arus migran ke negara tersebut dalam waktu 2-3 tahun.

PHUONG HOA (VNA)

Sumber: https://baocantho.com.vn/phap-de-xuat-tam-dung-nhap-cu-trong-3-nam-a205480.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Nét xưa

Nét xưa

Momen masa kecil

Momen masa kecil

Peringatan 80 Tahun A

Peringatan 80 Tahun A