(Surat Kabar Dan Tri) - Setelah menerima telepon untuk menyampaikan belasungkawa, ayah tiri itu memeluk potret ibunya dan menangis tersedu-sedu, menyebabkan Hoa (warga negara Tiongkok), yang diam-diam mengamati dari kejauhan melalui kamera, tidak dapat menahan air matanya.
"Ayah tiriku! Cuacanya dingin beberapa hari terakhir ini, jadi aku baru saja membelikanmu sepasang sandal hangat. Meskipun aku bekerja jauh dan jarang melakukannya, aku tetap memesan makanan untukmu sebagai tanda baktiku."
Hari itu, setelah menerima makanan saya, ayah saya menutup telepon. Saya mengamati dari jauh melalui kamera dan melihatnya menutupi wajahnya dengan tangan, memeluk dan terus-menerus menyeka foto ibu saya, menangis tak terkendali. Melihat pemandangan itu, saya juga ikut meneteskan air mata," tulis Hoa Hoa (warga negara Tiongkok), pesan tulusnya sangat menyentuh hati para netizen.

Ayah tiri itu menangis tak terkendali sambil memegang erat foto sang ibu, menyebabkan gadis itu ikut menangis tersedu-sedu (Foto: Xiaohongshu).
Ketika Hoa berusia 19 tahun, ibunya didiagnosis menderita kanker. Ia meninggal dunia setelah berjuang melawan penyakit itu selama 16 tahun. Hingga hari ini, anggota keluarga masih berduka atas kehilangan ini. Namun, Hoa dan adik laki-lakinya menemukan sedikit penghiburan dengan kehadiran ayah tiri mereka sebagai sumber dukungan emosional.
Gadis itu bercerita bahwa ayah tirinya membesarkan dia dan saudara perempuannya, selalu mendukung minat mereka. Meskipun bukan orang tua kandung, mereka memperlakukan satu sama lain dengan sangat baik.
"Aku yakin Ibu akan sangat senang melihat bahwa kami selalu saling menyayangi. Aku dan saudara-saudariku semuanya sudah berkeluarga, jadi Ayah tinggal sendirian. Kuharap waktu berjalan sedikit lebih lambat agar kami bisa memiliki lebih banyak waktu untuk merawatnya," ungkap Hoa.

Ayah tiri dan adik laki-laki Hua Hua berfoto bersama ibu mereka saat ibu mereka masih hidup (Foto: Xiaohongshu).
Setelah ibunya meninggal, Hoa Hoa menawarkan agar ayahnya tinggal bersamanya dan suaminya, tetapi ayahnya menolak. Ia lebih memilih tinggal sendirian di kampung halamannya karena merasa lebih aman dan lebih akrab di sana daripada di kota.
Hoa Hoa juga menyarankan agar ayahnya mencari wanita lain untuk menemaninya di masa tuanya. Namun, sang ayah mengatakan bahwa ia belum memikirkan hal itu dan tidak ingin merepotkan anak-anaknya.
Sumber: https://dantri.com.vn/an-sinh/len-xem-camera-tu-xa-co-gai-bat-khoc-vi-hanh-dong-cua-bo-duong-20241112002308950.htm









