Mulai 1 Juli, kendaraan angkutan penumpang dengan 8 kursi atau lebih (tidak termasuk kursi pengemudi) diwajibkan memasang alat pelacak kendaraan, alat perekam gambar pengemudi, dan alat perekam gambar ruang penumpang. Hal ini diatur dalam Undang-Undang yang mengubah dan menambah sejumlah pasal dari 10 undang-undang terkait keamanan dan ketertiban, termasuk Undang-Undang tentang Ketertiban dan Keselamatan Lalu Lintas Jalan, yang akan berlaku mulai 1 Juli 2026.

Mulai 1 Juli 2026, kendaraan angkutan penumpang dengan 8 kursi atau lebih wajib memasang alat perekam ruang penumpang. (Gambar ilustrasi)
Berdasarkan hukum, pengolahan data yang diperoleh dari perangkat yang merekam gambar pengemudi dan ruang penumpang harus mematuhi hukum tentang perlindungan data pribadi dan peraturan hukum terkait lainnya.
Untuk memastikan konsistensi dengan ketentuan hukum yang baru, dalam rancangan Keputusan yang mengubah dan menambah beberapa isi terkait dengan Undang-Undang tentang Ketertiban dan Keselamatan Lalu Lintas Jalan, Kementerian Keamanan Publik mengusulkan penambahan sanksi untuk pelanggaran peraturan tentang pemasangan perangkat perekam gambar di kompartemen penumpang, serta tindakan pemalsuan data dari perangkat tersebut.
Usulan baru ini ditambahkan di samping sanksi yang sudah ada untuk pelanggaran terkait perangkat pelacak kendaraan dan perangkat perekam gambar pengemudi.
Menurut Kementerian Keamanan Publik, peraturan tersebut bertujuan untuk memperkuat manajemen kendaraan dan berfungsi sebagai pencegahan serta pendeteksian pelanggaran ketertiban umum dan keselamatan di transportasi jalan raya.
Melalui sistem ini, pihak berwenang dan bisnis dapat memantau kepatuhan pengemudi terhadap hukum, sekaligus membantu mendeteksi pelanggaran ketertiban umum dan keamanan atau melacak penjahat yang bepergian dengan kendaraan angkutan komersial.
Sumber: https://vtv.vn/tu-1-7-xe-khach-tu-8-cho-tro-len-phai-lap-camera-khoang-hanh-khach-100260528071738159.htm








Komentar (0)