Program Pangan Dunia (WFP) pada tanggal 14 November menyerukan untuk memastikan keamanan pengiriman bantuan pangan ke negara bagian Darfur Utara dan Kordofan Selatan di Sudan.
Program Pangan Dunia (WFP) mengimbau semua pihak yang bertikai dan kelompok bersenjata untuk mengizinkan makanan dan bantuan mencapai tempat yang aman. (Sumber: Reuters) |
Untuk pertama kalinya dalam beberapa bulan, konvoi bantuan pangan WFP menuju Zamzam di Darfur Utara dan Kadugli di Kordofan Selatan, tempat bencana kelaparan melanda, kata badan tersebut.
Selain itu, WFP mengimbau semua pihak yang bertikai dan kelompok bersenjata untuk mengizinkan makanan dan bantuan mencapai daerah aman.
Pada tanggal 13 November, pemerintah Sudan memutuskan untuk memperpanjang pembukaan perbatasan Adre dengan Republik Chad selama tiga bulan, menciptakan kondisi yang menguntungkan untuk menyediakan bantuan kemanusiaan kepada orang-orang yang terkena dampak konflik yang sedang berlangsung di negara tersebut.
Sebelumnya, pada tanggal 1 November, WFP secara mendesak meminta bantuan dana sebesar 404 juta USD untuk mendukung kegiatan bantuan kemanusiaan di Sudan Selatan pada tahun 2025, sembari memperingatkan bahwa kelaparan semakin meningkat dan menyebar di negara ini.
Badan PBB itu juga menginginkan para donatur untuk segera menyumbang ke Sudan Selatan sehingga makanan dapat dipersiapkan terlebih dahulu untuk menghindari meningkatnya biaya bantuan.
Pada bulan Februari 2024, pemerintah Sudan menutup perlintasan perbatasan darat Adre, menuduh Pasukan Dukungan Cepat (RSF) paramiliter menggunakannya untuk mengangkut senjata.
[iklan_2]
Sumber: https://baoquocte.vn/lien-hop-quoc-keu-goi-cac-ben-tham-chien-tai-sudan-bao-dam-an-toan-vien-tro-nhan-dao-293802.html
Komentar (0)