![]() |
| Suatu kegiatan untuk bertukar pengalaman antara dosen dan mahasiswa. |
Menghubungkan pelatihan dengan praktik.
Sesi kelas yang dinamis di Sekolah Pariwisata - Universitas Hue berlangsung di area praktik operasional hotel, di mana mahasiswa dihadapkan pada lingkungan pembelajaran simulasi yang sangat mirip dengan praktik bisnis dunia nyata. Memainkan peran sebagai staf restoran, mahasiswa mempraktikkan segala hal mulai dari menyambut tamu dan mengatur meja hingga menangani situasi tak terduga selama pelayanan. Tidak lagi terbatas pada buku teks atau teori di kelas, suasana menjadi hidup, profesional, dan menarik bagi mahasiswa saat mereka belajar melalui pengalaman langsung di dalam sekolah.
Profesor Madya Tran Huu Tuan, Rektor Sekolah Pariwisata Universitas Hue , mengatakan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, sekolah tersebut telah mengidentifikasi pelatihan yang terkait dengan praktik bisnis sebagai orientasi yang konsisten sepanjang proses pelatihan. Program pelatihan terus disesuaikan ke arah pelatihan praktis dan magang profesional bagi mahasiswa agar sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.
Saat ini, Fakultas Pariwisata Universitas Hue telah membangun jaringan kerja sama dengan banyak bisnis dan perusahaan pariwisata besar di seluruh negeri, seperti Ba Na Hills, Vinpearl di Phu Quoc, Ha Long, Nha Trang, Laguna, New World, dan Marriott International. Hampir 1.500 mahasiswa berpartisipasi dalam program magang di perusahaan-perusahaan tersebut setiap tahunnya.
Bagi banyak mahasiswa, magang jangka panjang merupakan "pelatihan kejuruan" yang paling penting. Di resor, hotel, atau destinasi wisata utama, mereka berpartisipasi langsung dalam proses layanan pelanggan, operasional tur, dukungan organisasi acara, atau menangani situasi dunia nyata.
Banyak mahasiswa ditawari pekerjaan oleh perusahaan segera setelah lulus setelah menjalani magang. Inilah juga alasan mengapa banyak perusahaan secara proaktif mendekati universitas untuk "memesan" sumber daya manusia berkualitas tinggi.
Kerja sama internasional
Fakultas Pariwisata Universitas Hue telah melaksanakan banyak program kerja sama internasional, membuka peluang bagi mahasiswa untuk mengakses lingkungan kerja profesional di luar negeri. Setiap tahun, fakultas ini memiliki lebih dari 150 mahasiswa yang berpartisipasi dalam program magang internasional di Jepang dan Singapura.
Di sini, para siswa tidak hanya belajar bagaimana mengoperasikan hotel dan restoran sesuai standar internasional, tetapi juga mengembangkan disiplin, profesionalisme, dan kemampuan berbahasa asing dalam lingkungan dunia nyata. Bagi banyak siswa, ini adalah pengalaman pertama mereka bekerja di lingkungan multikultural dan berinteraksi dengan wisatawan dari berbagai negara.
Selain program magang internasional, sekolah ini juga secara rutin menyelenggarakan program pertukaran akademik dan budaya dengan mitra asing. Banyak pakar dan cendekiawan internasional dari Amerika Serikat, Jepang, Thailand, Irlandia, Selandia Baru, dan Portugal telah berpartisipasi dalam pengajaran dan pertukaran pengalaman dengan dosen dan mahasiswa. Hasilnya, mahasiswa memiliki lebih banyak kesempatan untuk mengakses tren perkembangan baru dalam industri pariwisata global , mulai dari pariwisata hijau dan pariwisata berkelanjutan hingga transformasi digital dalam manajemen dan komunikasi pariwisata.
Mantan mahasiswa Nguyen Thien Chau, yang saat ini menjabat sebagai Direktur Chiic World Vietnam, percaya bahwa lingkungan pembelajaran praktis di universitas membantunya memulai bisnisnya sendiri dengan percaya diri setelah lulus. Menurut Chau, menggabungkan pengetahuan teoretis dengan pengalaman profesional di dunia nyata membantu mahasiswa memahami cara bisnis beroperasi, sekaligus menumbuhkan pemikiran kreatif dan kemampuan beradaptasi dengan pasar.
Di bidang manajemen hotel dan restoran, sekolah ini berpartisipasi dalam proyek "Pariwisata untuk Pembangunan Berkelanjutan" (ST4SD) yang didanai oleh Pemerintah Swiss, bekerja sama dengan mitra pelatihan berstandar Eropa seperti EHL Hotel Business School. Melalui proyek ini, program pelatihan diperbarui agar lebih modern, meningkatkan keterampilan praktis dan manajemen sesuai dengan standar internasional.
Dalam pelatihan pariwisata, model "semester bisnis" selama 6 bulan di Ba Na Hills dianggap sebagai daya tarik utama. Alih-alih belajar sepenuhnya di sekolah, siswa langsung berpartisipasi dalam operasional wisata, melayani tamu, dan bekerja sebagai karyawan sungguhan di sebuah bisnis. Selain itu, bidang-bidang baru seperti manajemen acara, komunikasi pariwisata, dan pariwisata digital juga termasuk dalam program pelatihan untuk memenuhi tren perkembangan industri di era teknologi.
Hal yang perlu diperhatikan adalah bahwa sekolah ini tidak hanya melatih keterampilan kejuruan tetapi juga berfokus pada penelitian terapan yang terkait dengan pengembangan pariwisata lokal. Banyak proyek penelitian terkait pariwisata berbasis komunitas, pariwisata pertanian, atau pengembangan produk pariwisata di Vietnam Tengah telah dilaksanakan, yang berkontribusi dalam mendukung daerah tersebut untuk memanfaatkan potensi pariwisatanya secara berkelanjutan.
Sumber: https://huengaynay.vn/giao-duc/lien-ket-dao-tao-du-lich-truoc-yeu-cau-moi-165924.html












Komentar (0)