Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Liverpool vs Man City: Menunggu Haaland mematahkan kutukan

Striker E. Haaland belum pernah mencetak gol melawan Liverpool saat bermain untuk Man City di Anfield. Akankah "kutukan" ini terpecahkan ketika kedua tim bertemu lagi pada malam tanggal 8 Februari?

Người Lao ĐộngNgười Lao Động07/02/2026

Dengan musim Premier League yang begitu sulit diprediksi, semua pintu siap tertutup bagi tim underdog, dan perebutan gelar juara telah resmi dimulai. Baik Liverpool maupun Man City tidak boleh lengah pada momen krusial ini, karena Arsenal, yang hanya duduk santai dan menyaksikan pertarungan berlangsung, bisa saja menjauh dari kelompok utama.

Khawatir tentang Man City

Pertandingan "Super Sunday" di putaran ke-25 tampaknya datang pada waktu yang kurang tepat bagi kedua raksasa Inggris tersebut. Man City berada empat peringkat di atas Liverpool dengan delapan poin lebih banyak, tetapi performa mereka tidak sekonsisten musim-musim sebelumnya.

Liverpool - Man City: Chờ Haaland

Haaland belum pernah mencetak gol melawan Liverpool saat bermain untuk Man City di Anfield dalam ajang Premier League. (Foto: AP)

Tim asuhan Pep Guardiola telah kehilangan poin dalam lima dari enam pertandingan terakhir mereka di Premier League, termasuk hasil imbang 2-2 melawan Tottenham meskipun unggul dua gol. Kekalahan beruntun ini semakin menekan Manchester City.

Masalah yang mengkhawatirkan bagi tim Pep Guardiola terletak pada performa tandang mereka. Dalam tiga pertandingan tandang terakhir, mereka gagal menang dan kebobolan setidaknya dua gol di setiap pertandingan. Sistem pertahanan, yang menjadi fondasi performa kuat mereka musim lalu, kini menunjukkan beberapa kelemahan kritis, terutama dengan sejumlah pemain kunci yang cedera atau belum dalam performa terbaik, meskipun telah mendatangkan pemain baru M. Guehi. Mereka baru-baru ini mengalahkan Newcastle untuk mencapai final Piala Liga, tetapi tanda-tanda kelelahan dan ketidakstabilan masih terlihat jelas.

Manchester City masih memiliki senjata yang tak seorang pun berani remehkan: mereka adalah tim dengan skor tertinggi di liga dengan rata-rata dua gol per pertandingan. Erling Haaland terus memimpin daftar pencetak gol. Namun, ia belum menunjukkan performa terbaiknya di kandang sang juara bertahan.

Pemain Norwegia yang dijuluki "mesin pencetak gol" ini belum mencetak gol dalam ketiga pertandingan tandangnya melawan Liverpool di Liga Premier. Anfield juga merupakan salah satu dari hanya dua stadion di Liga Premier tempat dia bermain tetapi tidak pernah mencetak gol, bersama dengan Stadium of Light milik Sunderland.

Haaland harus menerima kenyataan masuk sebagai pemain pengganti melawan Newcastle, menggantikan Antoine Semenyo – pemain yang sudah tidak asing lagi mencetak gol di Anfield. Pemain sayap yang telah mencetak empat gol dalam enam penampilan untuk Man City ini, sebelumnya mencetak dua gol untuk Bournemouth dalam kekalahan 2-4 mereka melawan Liverpool di pertandingan pembuka musim.

Akankah Salah membuat perbedaan?

Di sisi lain lapangan, Liverpool tidak jauh lebih baik dalam hal poin, tetapi mereka menghadirkan ancaman yang berbeda. Tim asuhan Arne Slot sedang mengalami transformasi yang jelas, terus-menerus mendatangkan pemain baru yang mahal dan menyesuaikan gaya bermain mereka.

Rentetan hasil Liverpool belakangan ini tidak terlalu mengesankan, dengan banyak hasil imbang dan sedikit kemenangan, menyebabkan mereka tergeser dari posisi puncak. Namun, tim Anfield ini masih mempertahankan kualitas penting: kemampuan mereka untuk bereaksi. Sejak awal musim 2024-2025, "The Kop" termasuk di antara tim yang meraih poin terbanyak dalam pertandingan di mana mereka tertinggal, menunjukkan ketahanan dan kemampuan mereka untuk menyesuaikan diri dengan permainan.

Kemampuan menyerang Liverpool juga menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Mereka telah mencetak banyak gol di semua kompetisi, dengan trio Salah-Wirtz-Ekitike menciptakan banyak opsi serangan. Florian Wirtz secara konsisten berkontribusi dalam gol dan assist, menjadikannya pemain paling kreatif di tim. Ekitike membawa kecepatan dan pergerakan yang mampu membongkar struktur pertahanan.

Pengalaman Salah di medan perang menjadikannya faktor kunci dalam pertandingan mendatang. Manchester City adalah salah satu lawan yang paling banyak kebobolan gol oleh Salah sepanjang kariernya, dengan 13 gol. Naluri penempatan posisi dan kontrol bolanya masih bisa membantu "Raja Mesir" ini membuat perbedaan di momen krusial.

Jika pertandingan berakhir imbang, kedua tim akan tertinggal jauh dari Arsenal.

Sejarah pertemuan terakhir juga menunjukkan bahwa pertandingan antara kedua tim biasanya tidak terlalu berat sebelah. Sebagian besar pertemuan menampilkan dua gol atau lebih, tempo tinggi, dan banyak pertukaran serangan. Liverpool juga memiliki keuntungan signifikan karena bermain di tribun Anfield, tempat yang telah menjadi sumber kecemasan besar bagi Man City dalam beberapa musim terakhir.

Hasil imbang mungkin bukan bencana dalam hal poin, tetapi akan menjadi hasil buruk bagi kedua tim dalam perebutan gelar. Dengan Arsenal yang unggul dan mampu memperlebar jarak lebih jauh, baik Liverpool maupun Man City memahami bahwa berbagi poin akan mempersulit diri mereka sendiri.

Liverpool - Man City: Chờ Haaland


Sumber: https://nld.com.vn/liverpool-man-city-cho-haaland-pha-dop-196260207200450542.htm


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Bunga matahari

Bunga matahari

Pasar ikan di kota kelahiranku menjadi ramai!

Pasar ikan di kota kelahiranku menjadi ramai!

Susu Beras

Susu Beras