![]() |
MU akan menerima sekitar 60% dari biaya transfer jika Greenwood meninggalkan Marseille musim panas ini. |
Menurut media Prancis, klub ibu kota tersebut berencana melakukan perekrutan besar-besaran dengan kesepakatan yang sensasional. Greenwood telah diidentifikasi sebagai target utama untuk menjadi wajah ambisi baru klub tersebut. Setelah pindah ke Velodrome pada tahun 2024, mantan pemain Manchester United ini dengan cepat bersinar di Ligue 1 dan menarik minat dari banyak tim.
Paris FC dilaporkan siap menawarkan paket yang sangat besar, termasuk bonus penandatanganan yang besar dan gaji yang mendekati gaji pemain dengan bayaran tertinggi di Paris Saint-Germain. Namun, Marseille belum yakin dengan tawaran awal tersebut dan masih ingin mempertahankan striker asal Inggris itu.
Jika kesepakatan ini terwujud, MU akan menjadi penerima manfaat terbesar. Saat menjual Greenwood pada tahun 2024, klub Old Trafford menyertakan klausul yang memberi mereka hak atas persentase dari biaya transfer di masa mendatang. Marseille harus berbagi sekitar 60% dari biaya penjualan, angka yang bisa meningkat menjadi 65% jika tim Prancis tersebut lolos ke Liga Champions. Ini berarti "Setan Merah" bisa mendapatkan puluhan juta poundsterling tanpa secara langsung berpartisipasi dalam negosiasi.
Di luar pertimbangan finansial, Paris FC juga berharap dapat membujuk Greenwood dengan proyek pengembangan yang ambisius di bawah manajer Antoine Kombouare. Klub ini menargetkan dominasi di Eropa, dengan investasi signifikan pada skuad dan strategi jangka panjangnya.
Namun, kepergian Greenwood dari Marseille bukanlah keputusan yang mudah. Dengan jendela transfer musim panas yang akan segera dibuka, semuanya masih belum pasti. Tetapi jelas, ini adalah kesepakatan yang dapat menciptakan efek domino besar, terutama bagi Manchester United, karena klub tersebut sedang menunggu suntikan dana yang signifikan.
Sumber: https://znews.vn/loi-de-nghi-khong-lo-cho-greenwood-post1646341.html








Komentar (0)