Buah naga adalah buah yang sangat disukai oleh banyak orang Vietnam - Foto: Internet
Buah naga mengandung banyak nutrisi berharga bagi tubuh. Satu porsi 100g buah naga mengandung kurang lebih: Kalori: 60; Total karbohidrat: 12,9g; Serat: 2,9g; Gula: 7,7g; Total lemak: 0g; Protein: 1,2g;
Natrium: 0 mg; Magnesium: 40 mg (10% AKG - Nilai Harian); Riboflavin: 0,1 mg (8% AKG); Zat Besi: 0,7 mg (4% AKG); Vitamin C: 2,5 mg (3% AKG); Niasin: 0,4 mg (3% AKG); Kalsium: 18 mg (1% AKG); Persentase didasarkan pada diet harian 2.000 kalori.
Selain itu, buah naga juga mengandung fosfor dan vitamin serta mineral lainnya.
Menurut Dr. Nguyen Thuy Ngan dari Institut Penelitian dan Pengembangan Pengobatan Tradisional Vietnam, dengan rasanya yang manis, dan mungkin sedikit asam, buah naga sangat cocok ditambahkan ke dalam salad dan smoothie.
Buah naga juga dapat dikombinasikan dengan buah-buahan lain dan digunakan sebagai topping untuk yogurt dan oatmeal, bahkan cocok juga untuk resep kue dan jus.
Dalam industri makanan, buah naga juga dimasukkan ke dalam mi instan dan roti untuk menambah warna cerah dan meningkatkan cita rasa hidangan tersebut.
Dokter Nguyen Thuy Ngan mengemukakan beberapa manfaat kesehatan dari buah naga:
- Meningkatkan potensi kekebalan tubuh
Buah ini kaya akan flavonoid dan vitamin C, yang melawan flu dan sangat baik untuk sistem kekebalan tubuh.
Buah naga juga menempati peringkat tinggi dalam daftar makanan yang kaya akan antioksidan, yang membantu menghilangkan radikal bebas berbahaya.
Dukungan lebih lanjut diberikan oleh vitamin B1, B2, dan B3, serta kalsium, fosfor, zat besi, protein, niasin, dan serat, yang semuanya bekerja sama untuk menjaga sistem kekebalan tubuh dalam kondisi prima.
- Membantu pencernaan
Buah naga mengandung serat dalam jumlah yang baik, yang dapat membantu sistem pencernaan berfungsi normal dan menghilangkan masalah seperti sembelit dan refluks asam.
Alasan lain mengapa buah naga bermanfaat untuk pencernaan adalah karena kandungan oligosakarida di dalamnya. Oligosakarida ini bertindak sebagai prebiotik, sehingga meningkatkan kesehatan usus dan pencernaan.
- Mengelola dan mencegah diabetes
Selain meningkatkan pencernaan, serat dalam buah naga juga dapat membantu menstabilkan kadar gula darah untuk pengendalian glukosa darah yang lebih baik.
Sebuah model hewan yang dipublikasikan di Journal of Pharmacological Research mencatat bahwa buah naga membantu mengurangi stres oksidatif, menunjukkan bahwa konsumsinya dapat membantu mencegah beberapa masalah yang terkait dengan diabetes.
Selain itu, penelitian lebih lanjut yang mengkaji manfaat buah naga terhadap resistensi insulin pada tikus obesitas menunjukkan bahwa mengonsumsi buah naga juga dapat mengurangi risiko terkena diabetes.
Baik buah naga berdaging putih maupun berdaging merah sama-sama bergizi - Foto: Internet
- Meningkatkan kesehatan kardiovaskular
Model hewan yang disebutkan di atas dalam Journal of Pharmacological Research menunjukkan bahwa buah naga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL jahat sekaligus meningkatkan kolesterol HDL baik, menjadikannya makanan penurun kolesterol yang sangat baik.
Jangan lupakan biji hitam kecil di dalam buah naga. Setiap porsi menyediakan sejumlah besar asam lemak omega, yang dapat membantu menurunkan trigliserida untuk melindungi kesehatan kardiovaskular.
- Membantu menjaga penampilan awet muda
Antioksidan tidak hanya bagus untuk menjaga fungsi tubuh tetap baik secara internal, tetapi juga memiliki efek yang kuat pada kesehatan kulit. Antioksidan efektif dalam menjaga kulit tetap kencang dan kenyal, yang dapat membantu mempertahankan penampilan awet muda.
Selain itu, fosfor dalam buah-buahan membantu meningkatkan kemampuan anti-penuaan.
- Potensi pencegahan kanker
Buah naga kaya akan antioksidan, termasuk fitoalbumin, vitamin C, dan likopen. Antioksidan ini dapat membantu menetralkan radikal bebas berbahaya.
Secara khusus, likopen telah terbukti sangat efektif melawan sel kanker. Bahkan, beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi lebih banyak makanan kaya likopen dapat mengurangi risiko terkena kanker prostat.
Khusus untuk buah naga, telah ditemukan memiliki khasiat pencegah kanker, dan ekstrak buah naga dapat membantu melawan kanker payudara. Para peneliti menyatakan, "Data kami menunjukkan bahwa buah naga memiliki potensi efek terapeutik terhadap kanker payudara."
Berbagai ekstrak buah, termasuk betasianin dan antosianin, telah dipelajari dan terbukti memiliki efek sitotoksik dan antikanker.
Menurut Dr. Ngan, bagi kebanyakan orang, buah naga dapat dinikmati dengan aman sebagai bagian dari diet sehat dan seimbang.
Namun, dalam beberapa kasus terisolasi, beberapa orang melaporkan reaksi alergi setelah mengonsumsi buah naga. Jika Anda mengalami efek samping apa pun dari buah naga seperti ruam, gatal, dan bengkak, hentikan penggunaannya dan bicarakan dengan dokter Anda.
Karena buah naga kaya akan serat, peningkatan konsumsi secara tiba-tiba dapat menyebabkan masalah seperti kembung, sembelit, dan sakit perut. Pastikan Anda meningkatkan asupan serat secara bertahap dan minum banyak air untuk mencegah efek samping negatif.
Sumber: https://tuoitre.vn/loi-ich-vang-cua-trai-thanh-long-voi-suc-khoe-20241002210600903.htm









Komentar (0)