Pada tanggal 5 Juni, Appota, sebuah perusahaan teknologi hiburan digital, secara resmi merilis laporannya yang berjudul "Permintaan Hiburan Digital Vietnam 2024-2025," yang menyajikan temuan berharga dan perspektif strategis tentang pasar yang berkembang pesat ini.
Laporan ini merupakan hasil kolaborasi antara Appota dan SOI.Pro – sebuah perusahaan riset pasar terkemuka – yang dibangun berdasarkan sintesis data dari survei pengguna, laporan pasar, dan analisis mendalam dari tim ahli. Laporan ini berfokus pada analisis tren-tren penting seperti jenis hiburan yang disukai, platform populer, kesediaan membayar untuk konten digital, dan meningkatnya pengaruh AI terhadap perilaku konsumen. Bersamaan dengan itu, laporan ini memberikan perkiraan hingga akhir tahun 2025 dan rekomendasi strategis untuk membantu bisnis memanfaatkan peluang dan mengoptimalkan produk dan layanan mereka di era digital.
Menurut laporan tersebut, Generasi Z memimpin dalam konsumsi hiburan digital. Dengan menghabiskan rata-rata 5–7 jam per hari, Generasi Z telah menjadi generasi yang paling banyak mengonsumsi hiburan digital di Vietnam saat ini. Mereka memprioritaskan TikTok (58 menit/hari) dan game mobile (26 menit/hari) – dua jenis hiburan yang interaktif dan menawarkan pengalaman yang sangat personal.
Merek, pengiklan, dan penerbit perlu fokus pada jam tayang utama dan mempersonalisasi konten untuk membedakan diri mereka.
Generasi milenial (26–40 tahun): menghabiskan 3–5 jam/hari, menyeimbangkan antara OTT dan media sosial; di mana 38% tetap setia kepada Facebook.
Generasi X/Baby Boomers: menggunakan perangkat selama 1–2 jam per hari, terutama secara pasif menonton film dan mendengarkan musik. Generasi Alpha (di bawah 13 tahun): mengonsumsi konten melalui tablet/TV, biasanya bersama keluarga.
Sementara itu, video pendek dan game mobile mendominasi jam tayang utama. Jam-jam puncak dari pukul 7 malam hingga 11 malam mencatat tingkat lalu lintas tertinggi di platform hiburan digital. TikTok, YouTube Shorts, dan Facebook Reels termasuk di antara platform video pendek yang paling banyak digunakan.
Gim mobile terus mempertahankan daya tariknya, terutama di kalangan pria berusia 18-35 tahun, dengan waktu bermain rata-rata yang terus meningkat pada tahun 2024.
Platform streaming seperti Netflix, VieON, danFPT Play mempertahankan basis pengguna yang stabil tetapi menghadapi tekanan persaingan dari platform video gratis dan media sosial yang mengintegrasikan konten.
Yang perlu diperhatikan, terlepas dari perkembangan platform berbayar, konsumen Vietnam masih cenderung memprioritaskan platform gratis, dengan YouTube dan TikTok memimpin dalam penggunaan. Zing MP3 dan NhacCuaTui adalah pilihan populer untuk mendengarkan musik gratis. Spotify dan Netflix memiliki tingkat penetrasi yang lebih rendah karena kebiasaan menghemat uang untuk konten digital.
Namun, tren berbayar mulai muncul, khususnya melalui model freemium – di mana pengguna menerima iklan atau membayar untuk membuka konten tanpa batas.
Dengan lebih dari 60 juta pengguna internet seluler, Vietnam menjadi pasar utama bagi platform hiburan digital dan penerbit konten.
Pengguna muda secara aktif memilih platform, konten, dan pengalaman. Merek, pengiklan, dan penerbit perlu fokus pada waktu tayang utama dan mempersonalisasi konten untuk membedakan diri mereka.
Sumber: https://doanhnghiepvn.vn/kinh-te/kinh-doanh/lua-tuoi-gen-z-dan-dau-tieu-dung-giai-tri-so/20250605043935482






Komentar (0)