Dari kehilangan yang dialami bersama, terbentuklah sebuah kebiasaan: seluruh desa memperingati hari jadi seseorang bersama-sama. Tanpa membedakan keluarga atau batas wilayah, pada hari jadi tersebut, pemerintah setempat dan penduduk menyiapkan makanan dan menyalakan dupa untuk mengenang almarhum.
Bapak Vo Van Diep, Sekretaris Cabang Partai Dusun 4, Komune Tri Phai, yang telah bertahun-tahun berkeliling dari rumah ke rumah mencatat daftar korban, berbagi: "Ada keluarga yang kehilangan banyak kerabat pada sore hari tanggal 17 Maret 1970. Mengingat kembali kenangan itu bukan dimaksudkan untuk membangkitkan rasa sakit, tetapi lebih sebagai cara bagi mereka yang masih hidup untuk melestarikan kenangan orang yang telah meninggal dan menghargai nilai hari-hari damai saat ini."
Bapak Vo Van Diep, Sekretaris Cabang Partai Dusun 4 (paling kanan), telah diam-diam pergi dari rumah ke rumah selama bertahun-tahun, mencatat daftar korban peristiwa 17 Maret 1970, melestarikan kenangan abadi Lung Mang Diec.
Lebih dari setengah abad telah berlalu, dan Dusun 4 telah berubah: jalan-jalan desa yang mulus dan beraspal; ladang dan kebun yang subur dan hijau; rumah-rumah yang luas; dan standar hidup yang semakin meningkat bagi penduduknya... Namun, yang benar-benar berharga bukanlah hanya perubahan penampilan desa, tetapi juga kenangan sejarah yang telah dilestarikan selama bertahun-tahun.
Bapak Truong Van Phuc, seorang pejabat komune dari generasi pasca-perang, menyatakan: "Kita hidup dalam perdamaian, dan itu bukanlah sesuatu yang datang begitu saja. Hidup dan bekerja dengan baik saat ini adalah cara untuk menunjukkan rasa terima kasih kepada mereka yang telah mengabdikan dan mengorbankan diri untuk perdamaian itu."
Pada tanggal 28 Mei 2015, Lung Mang Diec diakui sebagai Monumen Bersejarah tingkat Provinsi. Namun, bagi masyarakat setempat, nilainya tidak hanya terletak pada gelar tersebut, tetapi juga pada kenyataan bahwa kenangan itu masih dilestarikan melalui peringatan tahunan bersama masyarakat.
Situs Lung Máng Diệc diakui sebagai situs bersejarah tingkat provinsi pada tahun 2015, menjadi tempat yang melestarikan ingatan masyarakat tentang perang dan mereka yang telah meninggal dunia.
Di Lung Mang Diec, bulan April tidak hanya membangkitkan kegembiraan akan perdamaian dan penyatuan kembali bangsa, tetapi juga menjadi kesempatan untuk merenungkan kehilangan di masa lalu. Di tengah dua emosi yang kontras ini, masyarakat tetap berpegang pada prinsip sederhana: mengenang bersama agar tidak ada seorang pun yang terlupakan.
Nguyen Dao - Chi Thuc
Sumber: https://baocamau.vn/lung-mang-diec-vet-thuong-and-su-tri-an-a128409.html







Komentar (0)