Straits Times mengutip Wan Aznan Abdullah, Wakil Direktur Departemen Perikanan Malaysia, yang mengatakan bahwa sampel air dan kerang dari perairan pesisir Port Dickson di negara bagian Negeri Sembilan di Malaysia barat terkontaminasi oleh biotoksin dan spesies alga berbahaya seperti Prorocentrum, Alexandrium, dan Pseudonitzschia.
Departemen Perikanan Malaysia menyarankan masyarakat untuk tidak mengonsumsi kerang yang berasal dari Port Dickson setidaknya selama 20 hari ke depan. Pihak berwenang akan terus memantau dan melakukan pemeriksaan rutin hingga kepadatan sel dalam air menurun dan tidak ada biotoksin yang terdeteksi dalam kerang tersebut, dan akan berkoordinasi dengan polisi untuk memastikan tidak ada panen atau penjualan kerang di daerah tersebut.
Sebelumnya, Dinas Kesehatan Negeri Sembilan melaporkan delapan kasus keracunan makanan akibat mengonsumsi kerang, termasuk dua kasus yang memerlukan perawatan intensif di rumah sakit.
VIET KHUE
Sumber







Komentar (0)