Setelah beberapa kali kekeringan, masyarakat Maroko kini dapat mempersiapkan diri untuk festival suci Idul Adha berkat kembalinya hujan. Pasar-pasar kembali ramai, dengan banyak ternak untuk ritual kurban.

Pasar ternak ramai dengan aktivitas sebagai persiapan upacara Kurban, setelah acara tersebut ditangguhkan sementara tahun lalu karena dampak kekeringan.
Di pinggiran ibu kota Rabat, pasar ternak ramai dengan aktivitas dalam persiapan Festival Kurban, yang tahun lalu sempat ditangguhkan sementara karena kekeringan. Terlepas dari fluktuasi harga, jenis domba populer seperti Sardi dan Barki terus menarik banyak pembeli.
Bapak Mustapha Laissate, seorang peneliti lingkungan, menyatakan bahwa tahun ini menandai pertama kalinya Maroko tidak perlu mengimpor ternak dari luar negeri, sementara ternak domestik kini berlimpah. Menurutnya, ini adalah pertanda positif yang menunjukkan bahwa populasi ternak Maroko secara bertahap pulih dan dapat kembali stabil dalam dua tahun ke depan.

Terlepas dari fluktuasi harga, jenis domba populer seperti Sardi dan Barki terus menarik banyak pembeli.
Seorang pelanggan di pasar, Bapak Abdelfattah Lherd, mengatakan bahwa ia sangat merindukan suasana ramai dan semangat khas pasar yang padat pengunjung selama liburan. Ia berharap perayaan tahun ini berjalan lancar sehingga semua orang dapat membeli domba dan menikmati suasana meriah sepenuhnya.
Hari Kurban tahun ini dijadwalkan dimulai pada tanggal 27 Mei.
Silakan saksikan HTV News pukul 8 malam dan Program Dunia 24 Jam pukul 8:30 malam setiap hari di HTV9.
Sumber: https://htv.vn/maroc-cac-khu-cho-nhon-nhip-chuan-bi-le-hien-sinh-222260525091902176.htm







Komentar (0)