Itulah pengakuan Ibu Tran Thi My Trinh, 42 tahun, seorang pekerja garmen di Tien Giang . Kemarin pagi, 10 Maret, halaman SMA Truong Dinh, Kota Go Cong, Tien Giang dipenuhi siswa yang menonton program Konsultasi Musim Ujian dari Surat Kabar Thanh Nien . Di bawah, Ibu My Trinh dan banyak orang tua juga mendengarkan dengan saksama.
Ibu Tran Thi My Trinh dan para orang tua mengikuti jalannya acara dengan penuh perhatian.
Ibu My Trinh adalah ibu dari Huynh Tran Phuong Anh, siswa kelas 12/2 SMA Go Cong Dong. Ia bangun pukul 5 pagi untuk bersiap-siap, lalu mereka berdua berangkat ke sekolah. Ibu Trinh mengatakan bahwa putrinya sangat disiplin dalam belajar, tahu bagaimana mengatur jadwal belajar di sekolah secara proaktif, dan mempersiapkan diri untuk ujian penilaian kompetensi Universitas Nasional Kota Ho Chi Minh serta ujian kelulusan SMA tahun 2024.
"Sejak kelas 10, anak saya sudah bertekad ingin lulus ujian masuk kedokteran umum di Universitas Kedokteran dan Farmasi Kota Ho Chi Minh atau Universitas Kedokteran Pham Ngoc Thach, jadi dia berusaha belajar siang dan malam," ujar Ibu Trinh. "Saya juga berada di bawah banyak tekanan di usia 18 tahun seperti anak saya, jadi saya mengerti. Saya mendorong anak saya untuk belajar, tetapi saya juga tidak memaksanya untuk lulus sekolah ini atau itu. Selama dia merasa ingin menekuni bidang tertentu, saya akan mendukungnya sepenuh hati," ungkap ibu yang pekerja keras ini.
Setelah berkonsultasi dengan perwakilan sekolah kemarin pagi, Ibu Nguyen Thi Hong Loan, 59 tahun, ibu dari siswa Nguyen Lan Anh, kelas 12/12, SMA Truong Dinh, Kota Go Cong, mengatakan bahwa ia adalah pensiunan guru fisika di SMP Distrik 5, Kota Go Cong. "Saat Lan Anh lahir, saya berusia 41 tahun dan suami saya berusia 60 tahun. Saat ia kelas 10, suami saya tiba-tiba meninggal dunia, yang membuatnya mengalami guncangan mental, tetapi ia kemudian dapat mengatasinya. Kami sangat menyayangi Lan Anh dan berharap ia akan selalu tabah dan mengejar karier yang dicintainya...", ungkap Ibu Loan.
Lan Anh pandai berbahasa Inggris. Di kelas 9, ia memenangkan hadiah hiburan dalam lomba siswa berprestasi tingkat provinsi. Di kelas 11 dan 12, ia memenangkan hadiah ketiga dalam mata pelajaran Bahasa Inggris dalam lomba siswa berprestasi tingkat provinsi. Siswi ini berharap dapat lulus ujian Bahasa Inggris atau Pedagogi Bahasa Inggris agar ia dapat menjadi guru seperti ayah dan ibunya...
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)