Pada tanggal 1 Juli, Uni Eropa menuduh Meta melanggar Undang-Undang DMA terkait periklanan. Secara spesifik, tahun lalu, Meta memperkenalkan model berlangganan tanpa iklan untuk pengguna Facebook dan Instagram di Eropa.
Oleh karena itu, pengguna membayar biaya bulanan untuk menghindari pengumpulan data dan menggunakan versi bebas iklan, atau mereka harus setuju untuk membagikan data pribadi dengan platform untuk iklan yang ditargetkan agar dapat terus menggunakan layanan gratis.

Namun, Komisi Eropa (EC) berpendapat bahwa pendekatan Meta tidak efektif. DMA tidak melarang Meta menggunakan data pribadi pengguna untuk tujuan periklanan jika pengguna memberikan izin, dan juga tidak melarang Meta mengenakan biaya. Meskipun demikian, Meta harus menawarkan versi gratis yang lebih hemat data bagi pengguna yang tidak menyetujui berbagi data.
Jika Uni Eropa memutuskan bahwa Meta melanggar aturan persaingan blok tersebut, perusahaan induk Facebook dapat menghadapi denda hingga 10% dari pendapatan globalnya, setara dengan $13,5 miliar, dan hingga 20% untuk pelanggaran berulang.
Menanggapi situasi tersebut, juru bicara Meta menyatakan: "Kami berharap dapat melakukan dialog yang lebih konstruktif dengan Komisi Eropa untuk mengakhiri penyelidikan ini."
Dengan demikian, Meta menjadi perusahaan kedua yang dituduh melanggar Undang-Undang DMA (Demand, Discrimination, and Discrimination) Uni Eropa, setelah Apple. Undang-undang ini menetapkan aturan baru untuk beberapa perusahaan teknologi terbesar di dunia dan membantu regulator untuk segera mengatasi dugaan praktik anti-persaingan.
Pekan lalu, Komisi Eropa menuduh Apple gagal mematuhi Undang-Undang DMA dengan melarang pengembang aplikasi mengarahkan pelanggan untuk melakukan pembelian melalui berbagai cara.
Tuduhan-tuduhan tersebut, yang oleh Uni Eropa disebut sebagai temuan awal, tidak serta merta berarti bahwa Meta pada akhirnya akan dinyatakan melanggar hukum. Meta akan memiliki kesempatan untuk meninjau dan menanggapi tuduhan-tuduhan tersebut kepada komisi. Komisi akan menyelesaikan penyelidikannya terhadap Meta pada akhir Maret tahun depan.
Sumber: https://kinhtedothi.vn/meta-doi-mat-voi-an-phat-hang-ty-usd.html






Komentar (0)