Bandara Vinh di Nghe An akan diperluas lebih dari 2,5 hektar, menambah jumlah tempat parkir pesawat dari 6 menjadi 9, dengan total investasi lebih dari 230 miliar VND.
Pada tanggal 2 Maret, Komite Rakyat Provinsi Nghe An mengumumkan bahwa mereka telah menyetujui Perusahaan Bandara Vietnam (ACV) sebagai investor untuk proyek tersebut.
Proyek ini sedang dilaksanakan di komune Nghi Lien, Kota Vinh, di lahan pertahanan nasional, dengan pembangunan yang berlangsung selama 12 bulan. 100% pendanaan disediakan oleh investor, yang berfokus pada renovasi dan perluasan area parkir pesawat, pembangunan terminal, dan stasiun radar sekunder.
Bapak Hoang Phu Hien, Direktur Dinas Perhubungan Nghe An, mengatakan bahwa saat ini, Bandara Vinh kekurangan lahan parkir selama jam sibuk, sehingga pesawat terpaksa berputar-putar sambil menunggu tempat parkir. Peningkatan ini akan membantu mengatasi kemacetan selama jam sibuk, mengurangi biaya bagi maskapai penerbangan, dan membuat perjalanan lebih nyaman bagi masyarakat, serta menghilangkan kebutuhan akan penerbangan malam hari.
Bandara Internasional Vinh. Foto: Nguyen Hai
Dibuka pada akhir tahun 2003, Bandara Vinh awalnya hanya memiliki satu landasan pacu, sepanjang 2.400 meter dan lebar 45 meter, dengan kapasitas desain 2,75 juta penumpang per tahun. Saat ini, bandara tersebut menangani 21-26 penerbangan setiap hari dari maskapai seperti Vietnam Airlines , VietJet Air, Bamboo Airways, dan Pacific Airlines. Pada Juli 2023, bandara tersebut harus ditutup selama hampir 16 jam karena retakan pada lapisan beton aspal seluas kurang lebih 40 meter persegi di landasan pacu.
Berdasarkan perencanaan sistem bandara untuk periode 2021-2030, Bandara Internasional Vinh akan menjadi bandara kelas 4E (mampu menampung Airbus 350, Boeing 787 dan yang setara) dengan total luas lebih dari 557 hektar dan kapasitas desain 8 juta penumpang per tahun.
Tautan sumber






Komentar (0)