Oleh karena itu, mulai 15 Mei 2026, warga negara dapat menggunakan transkrip sekolah, ijazah, dan sertifikat mereka secara langsung pada aplikasi identitas elektronik VNeID sebagai pengganti salinan kertas dalam banyak prosedur administrasi, transaksi perdata, dan proses perekrutan. Peraturan ini diatur dalam Keputusan Presiden Nomor 88/2026/ND-CP tentang pembuatan dan penggunaan data pendidikan dan pelatihan.
Sesuai dengan Keputusan tersebut, setiap warga negara akan memiliki "catatan pembelajaran sepanjang hayat," yang dikelola secara seragam menggunakan nomor identifikasi pribadi. Ini adalah kode unik yang memungkinkan warga negara untuk mengakses basis data pendidikan nasional untuk mencari semua informasi pendidikan mereka, dari sekolah dasar hingga universitas dan program pelatihan lainnya. Setelah diperbarui dengan benar oleh lembaga pendidikan, data ini akan didigitalkan, disimpan secara permanen, dan secara otomatis diintegrasikan ke dalam VNeID.
Kementerian Pendidikan dan Pelatihan bertujuan untuk menyelesaikan penerbitan kode catatan pembelajaran sepanjang hayat kepada seluruh peserta didik sebelum tanggal 1 Januari 2027. Instansi-instansi dalam sistem pendidikan bertanggung jawab untuk mempersiapkan infrastruktur teknologi atau memanfaatkan layanan dari penyedia untuk membuat data sesuai dengan jadwal yang direncanakan.
Catatan akademik yang didigitalisasi mencakup transkrip elektronik yang mencatat hasil akademik dan pelatihan; berbagai ijazah dan sertifikat; hasil pelatihan di lembaga pendidikan tinggi dan pendidikan kejuruan; serta prestasi dan penghargaan yang diakui oleh otoritas yang berwenang... Selain itu, sistem ini juga menyimpan informasi tentang pengakuan ijazah asing, hasil penilaian kompetensi, dan konfirmasi proses pembelajaran di lembaga pendidikan.
Yang perlu diperhatikan, data ini, ketika ditampilkan di VNeID, memiliki validitas hukum yang sama dengan dokumen kertas. Ini berarti bahwa ketika melakukan prosedur administrasi, transaksi, atau mengajukan lamaran pekerjaan, orang hanya perlu menunjukkan informasi pada aplikasi tanpa harus membawa dokumen asli atau salinan yang dilegalisir seperti sebelumnya. Seiring dengan peningkatan kemudahan, Keputusan ini juga secara jelas menetapkan prinsip-prinsip untuk memanfaatkan dan menggunakan data guna menjamin keamanan dan kerahasiaan informasi.
Sebelumnya, banyak dokumen penting seperti kartu identitas, SIM, STNK, asuransi sosial, dan asuransi kesehatan telah terintegrasi ke dalam VNeID. Penambahan data pembelajaran dianggap sebagai langkah baru dalam peta jalan digitalisasi dokumen pribadi, yang berkontribusi pada pengurangan prosedur, penghematan waktu, dan peningkatan efisiensi manajemen.
Sumber: https://hanoimoi.vn/moi-cong-dan-se-co-ho-so-hoc-tap-suot-doi-tren-vneid-884606.html








Komentar (0)