Di An Giang musim ini, Anda akan menemukan udang air tawar di mana-mana, dari ladang hingga pasar. Penduduk setempat memanfaatkan hal ini untuk menyiapkan berbagai hidangan lezat bagi keluarga mereka atau untuk menjamu tamu yang berkunjung.
Udang air tawar kecil ini memiliki cangkang lunak dan hanya perlu sedikit memangkas bagian kepalanya; tidak perlu memotong antena atau mengupas cangkangnya. Beberapa hidangan lezat yang patut disebutkan antara lain udang tumis, salad udang dengan kangkung, udang tumis yang dibungkus daun teratai, dan panekuk mini isi udang...

Selama musim banjir, terdapat banyak udang air tawar.
Menambahkan salad udang dan bunga eceng gondok ke dalam hidangan keluarga menciptakan sajian yang unik dan lezat, terutama selama musim banjir di Delta Mekong. Membuat salad ini tidak sulit. Pilih udang kecil dan segar yang masih menggeliat; bunga eceng gondok harus segar dan baru mulai mekar agar rasanya sempurna. Tergantung pada selera masing-masing, selain bahan utama udang dan bunga eceng gondok, Anda juga dapat menambahkan bunga teratai, purslane, dan lain-lain.

Salad udang dengan bunga eceng gondok, hidangan khas musim banjir.
Udang dicuci, ditiriskan, lalu direbus dalam air kelapa segar. Bunga sesbania ditata di atas piring bersama irisan tipis bawang bombai, perasan jus lemon atau sedikit cuka dan garam, lalu diaduk perlahan agar bumbu meresap. Terakhir, tambahkan udang, bumbui dengan kecap ikan dan gula secukupnya. Sajikan salad di atas piring, taburi dengan biji wijen panggang atau kacang tanah di atasnya, dan nikmati.
Salad udang dengan bunga Sesbania terasa kurang lengkap tanpa saus celup asam manis, serta cita rasa segar, harum, dan gurih dari bahan-bahan pendampingnya.

Udang tumis yang dibungkus kertas beras, hidangan sederhana namun lezat.
Hidangan lezat berikutnya adalah udang tumis yang dibungkus kertas beras, cepat dan mudah disiapkan namun tetap menggugah selera. Udang air tawar ditumis cepat dengan api besar bersama bawang bombai yang harum, dibumbui, dan selagi masih panas, segera diangkat ke atas lembaran kertas beras, dipadukan dengan sayuran segar, belimbing asam, pisang mentah, mentimun... Gulung bahan-bahan tersebut dengan rapi, celupkan ke dalam saus ikan asam manis dengan sedikit rasa pedas... menciptakan hidangan yang kaya dan unik.

Pancake udang mini ini kaya rasa, lezat, dan renyah.
Untuk menambah variasi hidangan mereka, masyarakat di Delta Mekong secara kreatif memasukkan udang air tawar ke dalam banh khot (panekuk gurih mini). Bahan-bahan untuk hidangan ini sedikit lebih rumit, termasuk tepung beras, bubuk kunyit, tepung terigu, santan, kacang hijau, udang air tawar, dan daun bawang.
Isiannya terdiri dari kacang kukus dan udang tumis; selanjutnya, siapkan santan dan saus ikan asam manis, lalu tambahkan sayuran segar, terutama pakcoy, mentimun, tauge, dan rempah-rempah.
Kue yang sudah jadi memiliki warna kuning kunyit, dengan kekayaan rasa dari tepung yang dipadukan dengan santan, serta isian yang manis dan gurih. Baik dinikmati sebagai hidangan utama atau sebagai camilan sesekali, kue ini akan membuat siapa pun yang mencicipinya mengangguk puas.
Sebelumnya, udang air tawar memiliki nilai ekonomi yang rendah dan hanya muncul dalam hidangan sederhana. Namun kini, udang air tawar telah "naik status" menjadi hidangan spesial di menu restoran dan tempat makan.
THUY THAN
Sumber: https://baoangiang.com.vn/mon-ngon-tu-tep-dong-mua-nuoc-noi-a468356.html






Komentar (0)