![]() |
Mourinho yakin Martinez tepat mengambil keputusan untuk mengganti Ronaldo sebelum Ramos mencetak gol kemenangan. |
Portugal mengalahkan Kroasia 2-1 dalam pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 pada pagi hari tanggal 3 Juli. Cristiano Ronaldo mencetak gol peny equalizer dari titik penalti, sebelum Goncalo Ramos masuk sebagai pemain pengganti dan mencetak gol kemenangan melalui sundulan di waktu tambahan.
Keputusan pelatih Roberto Martinez untuk mengganti Ronaldo langsung memicu perdebatan. Namun, Mourinho berpendapat bahwa itu adalah pilihan yang berani dan tepat mengingat ketegangan pertandingan.
"Sepak bola adalah tentang membuat keputusan sulit, bukan keputusan yang menyenangkan semua orang," kata Mourinho. Menurutnya, tugas seorang pelatih adalah membantu tim menang, bukan menyenangkan media atau media sosial.
Mourinho yakin Martinez mempercayai instingnya. Ketika Ronaldo meninggalkan lapangan, Portugal membutuhkan lebih banyak energi di area penalti. Ramos masuk, bergerak agresif, dan memanfaatkan peluang dengan sundulan akurat. Bagi Mourinho, itulah dampak yang dibutuhkan oleh sebuah pergantian pemain.
![]() |
Mourinho membela Ronaldo, sekaligus memuji Ramos karena membuat perbedaan dengan sundulan yang membantu Portugal mengalahkan Kroasia 2-1. Mungkin Anda juga suka |
Mantan pelatih Real Madrid itu juga menekankan bahwa mengganti Ronaldo bukan berarti tidak menghormati superstar berusia 41 tahun itu. Ia menyebut Ronaldo sebagai salah satu pemain terhebat dalam sejarah, tetapi menegaskan bahwa tidak ada pemain yang lebih besar dari tim.
"Seorang manajer harus membuat keputusan untuk tim, meskipun keputusan tersebut tidak populer," kata Mourinho.
Sebelumnya, Mourinho juga mengomentari kemungkinan Ronaldo dicadangkan untuk sisa kampanye Piala Dunia. Ia menyatakan bahwa ini akan menjadi masalah yang sangat sulit bagi Portugal, karena Ronaldo masih memberikan tekanan signifikan pada pertahanan lawan.
"Ketika Cristiano berada di lapangan, para bek harus berpikir dua kali. Jika dia tidak ada, mereka tidak berpikir sama sekali," komentar Mourinho.
Mourinho juga membela penampilan Ronaldo melawan Kroasia. Ketika ditanya tentang Ronaldo yang "hanya mencetak gol dari titik penalti," ia berpendapat bahwa penilaian seperti itu terlalu sederhana. Mourinho merujuk pada gol Ronaldo yang dianulir, di mana striker Portugal itu melakukan lari yang bagus, menyentuh bola dengan baik, dan menyelesaikan peluang, tetapi dinyatakan offside.
"Orang-orang akan mengingat penalti itu. Tapi saya akan mengingat tembakan yang dianulir," kata Mourinho.
Kemenangan melawan Kroasia menjaga harapan Portugal tetap hidup di Piala Dunia. Bagi Ramos, gol di menit-menit akhir bisa menjadi titik balik penting. Bagi Martinez, ini adalah bukti bahwa keputusan sulit terkadang membuat perbedaan terbesar.
Sumber: https://znews.vn/mourinho-martinez-da-dung-khi-rut-ronaldo-post1665531.html

























































