![]() |
Yildiz sedang diincar oleh MU. |
Di bawah asuhan manajer Ruben Amorim, Old Trafford bertekad untuk membangun kembali lini serang mereka dengan pemain muda yang juga berkualitas tinggi untuk memberikan dampak langsung. Jika kesepakatan ini terwujud, Yildiz akan menjadi penjualan pemain termahal ketiga dalam sejarah Serie A, hanya di belakang Romelu Lukaku, ketika ia kembali ke Chelsea dengan harga €113 juta, dan transfer Paul Pogba senilai €105 juta pada musim panas 2016.
Menurut Fichajes , manajemen Manchester United memahami bahwa kembali ke persaingan perebutan gelar tidak bisa hanya mengandalkan perekrutan pemain secara asal-asalan. Yildiz dipandang sebagai bagian strategis, mampu membawa terobosan dan kreativitas di sayap kiri. Di usia 20 tahun, pemain internasional Turki ini telah memberikan kesan yang kuat di Serie A dengan 6 gol dan 6 assist, menjadi simbol peremajaan pemain muda Juventus. Kedatangan Yildiz dapat memberi pelatih Amorim lebih banyak pilihan di lini serang, karena Matheus Cunha didorong untuk bermain sebagai pemain nomor 10.
Pelatih Amorim sangat menghargai keserbagunaan Yildiz, pemikiran taktis, dan kemampuan penyelesaiannya. Dalam sistem serangan cepat dan bertekanan tinggi yang sedang dibangun oleh pelatih asal Portugal ini, pemain ini dapat secara efektif berkolaborasi dengan pemain seperti Cunha atau Bryan Mbeumo, sehingga meningkatkan potensi serangan. Kegagalan Benjamin Sesko memenuhi ekspektasi semakin memotivasi Amorim untuk mencari solusi serangan yang lebih komprehensif.
Dari sisi Juventus, meskipun Yildiz memiliki kontrak hingga 2029, tawaran sembilan digit dari Liga Primer dapat membuat manajemen klub Turin mempertimbangkan kembali. Bagi sang pemain sendiri, Liga Primer dipandang sebagai panggung ideal baginya untuk meraih ketenaran global.
Sumber: https://znews.vn/mu-gui-de-nghi-rung-chuyen-serie-a-post1612796.html







Komentar (0)