(CLO) Presiden Donald Trump mengatakan AS "hampir" mencabut moratorium berbagi intelijen dengan Ukraina, menekankan bahwa pemerintah melakukan segala yang bisa dilakukan untuk memaksa Ukraina agar serius bergerak menuju kesepakatan perdamaian dengan Rusia.
Dalam sebuah wawancara pada Minggu malam, Trump menegaskan bahwa tidak ada pihak yang memiliki keunggulan absolut dalam konflik tersebut. Ia menekankan bahwa kesepakatan diperlukan untuk mengakhiri pertempuran, karena itu adalah perang yang "tidak masuk akal" dan bahwa AS akan mengambil langkah-langkah untuk menghentikannya.
Trump mengatakan bahwa ia mengharapkan hasil positif dari pembicaraan hari ini (11 Maret) antara AS dan Ukraina di Arab Saudi, menambahkan bahwa Washington "hampir" mencabut penangguhan pertukaran informasi intelijen dengan Kyiv.
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio juga mengatakan bahwa Ukraina telah menerima semua informasi intelijen pertahanan AS. "Saya harap kita dapat menyelesaikan gagasan untuk menangguhkan bantuan secara umum... Saya pikir apa yang terjadi besok akan menjadi kunci untuk itu," katanya.
Presiden AS Donald Trump. Foto: Gedung Putih
Pada malam sebelum pembicaraan di Arab Saudi, Rusia melancarkan serangan udara yang menargetkan Kyiv dan bagian lain Ukraina, sementara angkatan udara Ukraina mengatakan pihaknya diancam oleh serangan rudal.
Trump juga menyatakan keyakinannya bahwa Ukraina dapat menandatangani perjanjian mengenai mineral, tetapi yang lebih penting, mereka harus menunjukkan keinginan untuk perdamaian saat ini juga. Menurutnya, Ukraina belum secara jelas menunjukkan keinginan ini, tetapi hal itu dapat berubah dalam beberapa hari mendatang.
Selain isu Ukraina, Trump juga membahas potensi sanksi atau tarif terhadap Rusia. Ia mengungkapkan bahwa pemerintahannya sedang mempertimbangkan berbagai opsi, tetapi fokus saat ini adalah pada serangkaian pertemuan penting yang akan datang di Arab Saudi, yang melibatkan Rusia dan Ukraina.
Trump menyatakan bahwa semua pihak menginginkan konflik ini berakhir, dan mengungkapkan harapan bahwa kemajuan signifikan akan dicapai minggu ini.
Secara ekonomi , Trump menegaskan bahwa kebijakan tarif akan menjadi "hal terbaik" bagi Amerika, membantu pemulihan ekonomi dan mengaktifkan kembali pabrik-pabrik. Ia menunjukkan bahwa sekitar 90.000 pabrik telah tutup sejak Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA) diberlakukan.
Ketika ditanya tentang risiko resesi ekonomi, Trump tidak memberikan jawaban langsung tetapi menekankan bahwa AS akan mengumpulkan ratusan miliar dolar dari tarif dan akan menjadi lebih kaya dari sebelumnya. Ia berjanji untuk menciptakan lebih banyak lapangan kerja dan membuka kembali pabrik-pabrik, yang akan membawa manfaat jangka panjang bagi perekonomian Amerika.
Ngoc Anh (menurut Fox News, Reuters)
Sumber: https://www.congluan.vn/my-khoi-phuc-chia-se-thong-tin-tinh-bao-voi-ukraine-post337823.html








Komentar (0)