![]() |
Dalam sebuah wawancara dengan Reuters pada hari Rabu, seorang pejabat AS mengkonfirmasi bahwa pasukan AS telah berhasil mencegat dan menembak jatuh beberapa drone Iran sebelum mereka dapat mencapai targetnya.
Langkah militer terbaru Washington ini terjadi di tengah meningkatnya upaya diplomatik untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung selama tiga bulan. Konflik yang meletus pada 28 Februari setelah serangkaian serangan oleh koalisi AS-Israel ini telah merenggut ribuan nyawa dan memicu krisis energi global.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump dengan tegas menolak laporan dari media pemerintah Iran yang menyatakan bahwa Teheran dan Oman akan bersama-sama mengendalikan pelayaran melalui Selat Hormuz di bawah potensi perjanjian perdamaian. Trump mengulangi pendiriannya yang keras, menuntut agar jalur air vital ini tetap sepenuhnya terbuka dan gratis, seperti sebelum perang.
Pada hari Senin, AS juga melancarkan serangan udara terhadap Iran meskipun ada perjanjian gencatan senjata yang rapuh yang berlaku. Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan bahwa target yang dinetralisir termasuk kapal-kapal yang sengaja memasang ranjau dan sejumlah lokasi peluncuran rudal yang menimbulkan ancaman langsung terhadap keselamatan pasukan AS di wilayah tersebut.
Sumber: https://znews.vn/my-tiep-tuc-khong-kich-iran-post1654868.html









Komentar (0)