Seorang pejabat AS yang tidak disebutkan namanya mengatakan bahwa pembicaraan tingkat kerja akan fokus pada semua aspek memorandum 14 poin yang disepakati oleh AS dan Iran pada 17 Juni. Kedua belah pihak akan menahan diri dan memfasilitasi lalu lintas kapal melalui Selat Hormuz.
Perkembangan ini bertujuan untuk menyelamatkan perjanjian perdamaian sementara, yang telah berada di bawah tekanan dalam beberapa hari terakhir karena AS dan Iran saling membalas. Sebelumnya, pada pagi hari tanggal 28 Juni, Iran meluncurkan rudal dan drone ke pangkalan militer AS di Kuwait dan Bahrain.
Sementara itu, Presiden Donald Trump mengancam bahwa Iran akan "lenyap" jika tidak mematuhi perjanjian untuk mengakhiri konflik.




Dalam beberapa hari terakhir, AS dan Iran telah saling melancarkan serangan balasan.
Pembicaraan awal direncanakan akan diadakan diSwiss dan berfokus pada program nuklir Iran. Namun, ketegangan di Selat Hormuz memaksa acara tersebut dipindahkan ke Doha, menggeser fokus ke keamanan maritim di jalur perairan strategis ini.
Silakan saksikan HTV News pukul 8 malam dan Program Dunia 24 Jam pukul 8:30 malam setiap hari di HTV9.
Sumber: https://htv.vn/my-va-iran-dong-y-tiep-tiep-dam-phan-222260629125926699.htm








