Pada tahun 2008, setelah 5 tahun pembangunan, 3 unit pembangkit PLTA Tuyen Quang secara resmi mulai beroperasi, memasok 342 MW listrik ke jaringan listrik nasional (terbesar ke-5 di wilayah Utara). Selain signifikansi energinya, proyek ini juga menciptakan waduk PLTA yang meliputi lebih dari 8.000 hektar, bersama dengan 99 gunung berbatu menjulang tinggi di tengah danau, membentuk Danau Na Hang – lanskap alam yang megah, alami, dan puitis.
Báo Cà Mau•11/05/2026
Bac Lieu bergandengan tangan dengan Tuyen Quang untuk mengembangkan pariwisata.
Media Tuyen Quang mempromosikan Festival Balon Udara Internasional ke-3 dan Tahun Pariwisata di Da Nang.
Terletak sekitar 110 km dari Kota Tuyen Quang , Danau Na Hang membentang di wilayah komune Con Lon, Da Vi, Nang Kha, dan Thanh Tuong. Dengan pemandangan yang indah dan keindahan alamnya yang masih terjaga, danau ini sering digambarkan sebagai "peri hijau di tengah hutan yang luas." Na Hang (atau Na Hang), yang berarti "sawah terakhir" dalam bahasa Tay, adalah pertemuan sungai Gam dan Nang di dalam waduk pembangkit listrik tenaga air.
Air Terjun Pac Ban (Air Terjun Mo).
Kawasan tepi danau ini memiliki banyak air terjun yang indah seperti Khuoi Nhi, Khuoi Sung, Khuoi Me, Pac Ban (Air Terjun Mo)... Selain itu, danau dan daerah sekitarnya menyimpan banyak peninggalan sejarah dan budaya serta tempat wisata tingkat nasional seperti gunung berbatu Coc Vai, gunung Pac Ta, pagoda Phuc Lam, kuil Pac Ta, kuil Pac Vang, gua Song Long, gua Phia Vai, gua Phia Muon... Ini juga merupakan wilayah ekologi yang beragam dengan ribuan spesies flora dan fauna, termasuk banyak spesies langka yang terdaftar dalam Buku Merah Dunia.
Bagian dasar Danau Na Hang saat musim kemarau.
Di Na Hang, wisatawan tidak hanya dapat mengagumi pemandangan alam tetapi juga menyelami kekayaan kehidupan budaya dari berbagai kelompok etnis: Tay, Dao, Mong, Nung, San Chay, San Diu, Pa Then, dan lain sebagainya.
Tiang Vai Pha (Tiang untuk mengikat kerbau surgawi).
Dermaga perahu mengantarkan wisatawan ke Air Terjun Mo.
Diberkahi oleh alam, Na Hang indah sepanjang tahun, tetapi selama musim kemarau, ia menampilkan pemandangan yang berbeda, liar, dan mempesona. Danau ini memperlihatkan pulau-pulau kecil dari tanah merah, pantai berbatu yang tandus, dan endapan sedimen cokelat yang berkelok-kelok seperti jejak waktu di tengah hutan yang luas. Tempat itu menjadi sunyi dan damai, membangkitkan perasaan seperti lukisan tinta yang tenang.
Komentar (0)