
Liu Shishi berpose di jalanan Hanoi - Foto: Weibo
Baru-baru ini, aktris Tiongkok Liu Shishi (39 tahun) menarik perhatian di media sosial ketika ia muncul di Hanoi dalam cuaca hampir 40 derajat Celcius dengan kulit wajah yang merona alami.
Menurut 163 , penampilannya yang elegan dan riasan yang tahan lama dengan cepat menciptakan tren "blush in the sun" di media sosial.
Wajah Liu Shishi yang memerah sedang menjadi sensasi.
Seketika itu juga, frasa "Wajah Liu Shishi memerah karena matahari, tapi semua orang bertanya perona pipi apa yang dia gunakan" langsung menduduki peringkat teratas pencarian Weibo.
Demikian pula, sebuah unggahan di Xiaohongshu tentang topik ini juga menarik lebih dari 14.000 suka. Banyak netizen berkomentar dengan humor: "Hanya 30 menit berjemur akan membuat pipimu merah merona seperti dia," atau "Tren pipi merah merona ini hanya cocok untuk cuaca 40 derajat."

Liu Shishi mengenakan gaun biru muda yang dihiasi detail berkilauan dan membawa buket bunga - Foto: Weibo
Kontroversi ini bermula dari serangkaian gambar dan video yang merekam kehadiran aktris tersebut di sebuah acara luar ruangan di Vietnam.
Dalam video tersebut, kru terus-menerus menyeka keringatnya, tetapi riasannya tetap sempurna, tanpa pudar atau luntur. Hal ini memicu rasa ingin tahu di antara ribuan penggemar tentang produk riasan yang ia gunakan untuk mempertahankan penampilannya yang sempurna di cuaca yang sangat panas.
Penata riasnya yang sudah lama bekerja dengannya, Zhang Yuanxi, mengatakan akun media sosialnya "meledak" dalam semalam karena begitu banyak orang bertanya tentang produk yang digunakan pada aktris tersebut.
Meskipun ia tidak mengungkapkan nama spesifik produk kosmetiknya, ia mengatakan hanya menggunakan sedikit bedak tabur dan mengaplikasikannya tipis-tipis. Produk-produk tersebut cocok untuk musim panas, mampu menjaga riasan tetap stabil bahkan saat berkeringat ringan. Namun, jika ia berkeringat terlalu banyak, ia tetap perlu merias ulang wajahnya.

Setelah foto-foto Liu Shishi diunggah, banyak blogger kecantikan dengan cepat membuat video tutorial tentang gaya riasan "pipi merona di bawah sinar matahari", menekankan efek merah muda alami alih-alih perona pipi yang mencolok seperti biasanya - Foto: Weibo
Akhir pekan lalu, Liu Shishi berpartisipasi dalam berbagai kegiatan di Hanoi sebagai duta pertukaran budaya, dan juga mengambil bagian dalam sesi berbagi praktis tentang program audiovisual Vietnam-Tiongkok.
Setelah acara tersebut, dia mengunggah serangkaian foto yang diambil di Hanoi dengan keterangan: "Cuacanya indah, dan semua orang sangat antusias. Terima kasih semuanya."
Peri bunga di tepi air berwarna pirus
Saat antusiasme di Hanoi masih tinggi, Liu Shishi terus memikat penonton dengan penampilannya sebagai "peri bunga di tepi perairan biru kehijauan" ketika ia tampil sebagai model penutup di acara mode Vogue China.
Ia mengenakan gaun dari koleksi Musim Semi/Panas 2026 Georges Hobeika, dipadukan dengan perhiasan Qeelin kelas atas dan jam tangan Omega.
Lapisan-lapisan tulle yang dipadukan dengan hiasan kristal menciptakan efek lembut dan harmonis yang menyatu sempurna dengan lanskap pegunungan dan kabut Jiuzhaigou.
Gambar dirinya yang dengan lembut mengangkat kerudungnya di tengah kabut dengan cepat membuatnya mendapat julukan "dewi yang turun dari surga" dari para netizen.

Gaya rambut sanggul elegan ini menonjolkan leher lentik seperti angsa yang menjadi ciri khas penari balet, sekaligus memberikan kesan klasik namun tetap anggun - Foto: Weibo
Banyak majalah mode menggambarkan kecantikannya sebagai "perpaduan alami dari fitur-fitur khas Timur."
Selama siaran langsung di belakang panggung, aktris tersebut juga berbagi bahwa ia menyukai kegiatan mendaki gunung. Sikapnya yang santai dan langkahnya yang anggun membantunya berbaur dengan pemandangan alam jauh lebih baik daripada banyak artis lain di acara tersebut.
Namun, foto-foto Liu Shishi yang belum diedit juga memicu beragam reaksi. Beberapa netizen berkomentar bahwa ia menunjukkan tanda-tanda kelelahan, tetapi sebagian besar penonton mengapresiasi kesediaan aktris tersebut untuk melepaskan citra lamanya.
Industri fesyen juga melihat ini sebagai bukti statusnya di industri hiburan Tiongkok. Saat ini, Liu Shishi adalah salah satu dari sedikit artis wanita yang secara bersamaan memegang beberapa kesepakatan dukungan global untuk merek mewah seperti Celine dan Qeelin.

Kedewasaan dan ketenangan Liu Shishi setelah lebih dari dua dekade berkecimpung di industri hiburan - Foto: Weibo
Liu Shishi lulus dengan jurusan balet dari Akademi Tari Beijing dan memulai karier aktingnya pada tahun 2004. Ia dikenal melalui banyak karya terkenal seperti *Xuan Yuan Sword: The Silver Lining*, *The Legend of Ming Fei*, *The Wind in the Middle of the Wind*, *Chinese Paladin 3* , dan *Scarlet Heart*. Pada tahun 2015, aktris cantik ini menikah dengan aktor Wu Qilong dan saat ini memiliki seorang putra berusia 7 tahun.
Sumber: https://tuoitre.vn/nang-tho-ma-hong-luu-thi-thi-bung-no-mang-xa-hoi-20260530150653317.htm








Komentar (0)