Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

NATO akan segera memiliki Sekretaris Jenderal yang baru.

Việt NamViệt Nam21/06/2024

Perdana Menteri Belanda Mark Rutte kemungkinan akan menggantikan Jens Stoltenberg sebagai Sekretaris Jenderal NATO yang baru pada KTT NATO pertengahan Juli di Washington, D.C., setelah kandidat terakhir yang tersisa, Presiden Rumania Klaus Iohannis, mengumumkan pengunduran dirinya.

Dalam pernyataan yang dirilis kemarin (20 Juni), Dewan Pertahanan Tertinggi Rumania mengumumkan bahwa Presiden Rumania Klaus Iohannis telah memutuskan untuk menarik diri dari pencalonan untuk masa jabatan berikutnya sebagai Sekretaris Jenderal NATO dan telah memberikan dukungannya kepada satu-satunya kandidat yang tersisa, Perdana Menteri Belanda Mark Rutte.

Nếu được bầu, ông Mark Rutte sẽ là người Hà Lan thứ 4 nắm giữ chức vụ cao nhất của NATO.
Jika terpilih, Mark Rutte akan menjadi warga Belanda keempat yang menduduki posisi tertinggi di NATO.

Langkah ini praktis berarti bahwa Perdana Menteri Belanda Mark Rutte akan menggantikan Jens Stoltenberg sebagai kepala NATO. Sebelumnya, kecuali Hongaria dan Rumania, Mark Rutte telah menerima dukungan dari semua anggota NATO lainnya. Awal pekan ini, Perdana Menteri Belanda mengamankan dukungan dari Perdana Menteri Hongaria setelah meyakinkan Hongaria bahwa, jika terpilih sebagai Sekretaris Jenderal NATO, negara itu tidak akan diwajibkan untuk berpartisipasi dalam operasi NATO di Ukraina di masa mendatang.

Pemilihan Sekretaris Jenderal NATO yang baru diperkirakan akan diputuskan pada KTT aliansi militer mendatang, yang berlangsung pada tanggal 9-11 Juli di Washington, D.C. Sekretaris Jenderal NATO saat ini, Jens Stoltenberg, telah diperpanjang masa jabatannya sebanyak empat kali dan telah menyatakan keinginannya untuk mengundurkan diri dari posisi tersebut pada tahun 2023.

Jika terpilih, Mark Rutte akan menjadi warga Belanda keempat yang memegang posisi tertinggi di NATO. Para analis percaya bahwa prioritas utama Sekretaris Jenderal yang baru akan tetap pada isu Ukraina, memastikan NATO mempertahankan persatuan di antara anggotanya dalam memberikan dukungan jangka panjang kepada Ukraina tanpa meningkatkan konflik secara langsung dengan Rusia.

Selain itu, kepala NATO juga menghadapi tugas yang sama sulitnya, yaitu menjaga hubungan transatlantik di tengah terpilihnya kembali Donald Trump sebagai Presiden AS dalam pemilihan yang akan diadakan akhir tahun ini.


Sumber

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Hiburan

Hiburan

Tanah air di hatiku

Tanah air di hatiku

Menghidupkan kembali keindahan budaya rakyat.

Menghidupkan kembali keindahan budaya rakyat.