Di sepanjang jalan-jalan utama seperti Jalan Hoang Dieu atau Jalan Hang Dau, pohon-pohon crape myrtle mulai berganti daun. Daun-daun berubah menjadi merah tua sebelum perlahan jatuh ke tanah, menutupi trotoar dengan karpet yang lembut. Di bawah sinar matahari lembut awal musim semi, pemandangan ini membangkitkan perasaan romantis dan nostalgia, membuat banyak anak muda terpesona oleh keindahan kota tempat mereka tinggal.
![]() |
Bunga terompet merupakan bunga favorit di kalangan anak muda saat mekar. Foto: VIET NGUYEN |
Sekitar waktu ini, bunga crape myrtle putih mulai bermekaran dengan lebat. Di jalan-jalan seperti Thanh Nien dan Hoang Hoa Tham, bunga crape myrtle bermekaran dengan warna putih bersih, seperti awan kecil yang melayang di jalan. Gugusan bunga yang lembut jatuh tertiup angin, menciptakan pemandangan yang lembut dan puitis. Banyak anak muda menyamakan musim crape myrtle di Hanoi dengan "hujan bunga," membuat siapa pun yang lewat ingin berhenti sejenak untuk mengaguminya.
Sementara bunga putih pohon crape myrtle membangkitkan rasa kemurnian, warna kuning pohon maple menciptakan suasana yang semarak. Pohon-pohon maple yang berbunga kuning cerah di Jalan Hoa Lo menerangi sudut jalan di bawah sinar matahari. Saat mekar penuh, seluruh tajuk pohon hampir seluruhnya tertutup warna kuning berkilauan, menciptakan pemandangan yang mencolok di langit biru.
![]() |
Bunga crape myrtle bermekaran berwarna putih, menutupi sudut jalan. Foto: VIET NGUYEN |
Perpaduan berbagai warna inilah yang menjadikan Hanoi sebagai tempat "check-in" favorit bagi anak muda saat ini. Di pagi hari atau sore hari, mudah untuk menemukan kelompok anak muda, pasangan, atau mahasiswa yang berdiri di bawah pohon berbunga untuk berfoto. Beberapa membawa kamera profesional, yang lain hanya ponsel, tetapi semuanya memiliki keinginan yang sama untuk mengabadikan keindahan unik Hanoi selama hari-hari istimewa ini.
Banyak anak muda berbagi bahwa setiap musim berbunga membawa emosi yang berbeda bagi mereka. Beberapa mengatakan bahwa hanya berjalan di jalan yang dipenuhi dedaunan crape myrtle merah sudah cukup untuk membuat jantung mereka berdebar kencang. Yang lain lebih menyukai perasaan berdiri di bawah bunga putih pohon crape myrtle, menyaksikan kelopak bunga jatuh dengan tenang tertiup angin. Ini adalah momen-momen sederhana, tetapi cukup untuk membuat orang semakin mencintai kota ini.
![]() |
Di sebelah kantor polisi Hang Dau, pohon crape myrtle mulai menggugurkan daunnya. Foto: VIET NGUYEN |
Di media sosial, gambar-gambar Hanoi selama musim gugur dengan dedaunan dan bunga-bunga bermekaran sering muncul dalam beberapa hari terakhir. Foto-foto yang diambil di bawah pohon maple keemasan, di jalanan yang tertutup dedaunan merah, atau di tengah hujan bunga crape myrtle putih bersih dengan cepat mendapatkan ribuan suka. Banyak yang berkomentar bahwa Hanoi pada waktu ini memiliki keindahan yang sangat sinematik, kuno sekaligus romantis.
Yang istimewa adalah pemandangan ini tidak berada di tempat yang jauh, melainkan tepat di jalan-jalan kota yang sudah kita kenal. Hanya dengan sedikit memperlambat langkah, mendongak ke pepohonan, atau berhenti beberapa menit di trotoar, kita dapat menemukan keindahan unik Hanoi.
![]() |
Anak muda berbondong-bondong melakukan check-in di setiap sudut jalan. Foto: VIET NGUYEN |
Mungkin justru momen-momen inilah yang menciptakan pesona unik Hanoi. Kota ini indah bukan hanya karena bangunan-bangunan kuno atau jalanan yang ramai, tetapi juga karena musim pepohonan dan bunga yang datang dan pergi begitu cepat. Dan ketika musim berbunga tiba, warga Hanoi muda sekali lagi terpikat oleh keindahan yang familiar namun aneh dari tempat tinggal mereka.
Di tengah hiruk pikuk kehidupan modern, musim bunga seperti ini menjadi pengingat lembut bahwa Hanoi masih menyimpan banyak momen tenang. Luangkan waktu untuk mengapresiasinya, dan Anda akan menemukan bahwa kota ini selalu memiliki keindahan yang mencerahkan jiwa.
Sumber: https://www.qdnd.vn/van-hoa/doi-song/net-xuan-ha-noi-1029719










Komentar (0)