Tim pemantauan tersebut didampingi oleh perwakilan dari Komite Ekonomi dan Anggaran, Komite Hukum, Komite Kebudayaan dan Urusan Sosial Dewan Rakyat Provinsi, serta para pemimpin dari Departemen Informasi dan Komunikasi dan Departemen Kehakiman.

Kamerad Le Thi Nhung, Anggota Komite Tetap Komite Partai Provinsi dan Wakil Ketua Tetap Dewan Rakyat Provinsi, melakukan inspeksi langsung di Pusat Layanan Terpadu Departemen Kehakiman Distrik Nam Can.

Tim inspeksi melakukan survei di lokasi Pusat Layanan Terpadu di kota Nam Can dan Pusat Layanan Terpadu Departemen Kehakiman Distrik, kemudian bekerja sama dengan Komite Rakyat Distrik, Ketua Komite Rakyat Komune, pejabat catatan sipil, dan unit terkait.

Menurut penilaian umum Komite Rakyat Distrik Nam Can, sejak berlakunya Undang-Undang Pencatatan Sipil dan peraturan pelaksanaannya, telah terjadi kontribusi signifikan terhadap pencatatan sipil di wilayah tersebut, membantu petugas pencatatan sipil untuk menangani permintaan warga dengan cepat, objektif, dan tepat waktu. Prosedur pencatatan sipil telah disederhanakan dan dipermudah, menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi masyarakat. Penerapan teknologi informasi dalam pencatatan sipil dan pengembangan basis data pencatatan sipil elektronik telah membawa banyak keuntungan, mengurangi kesalahan dalam pendaftaran dan pengelolaan, mengurangi waktu pemrosesan, dan mempermudah pencarian dan analisis statistik pencatatan sipil. Akibatnya, penanganan prosedur administrasi terkait pencatatan sipil di distrik tersebut dipastikan terpadu, sinkron, dan efektif.

Kamerad Le Thi Nhung mengakui hasil luar biasa yang dicapai oleh distrik tersebut dalam melaksanakan reformasi administrasi di bidang pencatatan sipil.

Sesuai dengan Rencana No. 88/KH-STP tanggal 21 September 2023, yang dikeluarkan oleh Direktur Departemen Kehakiman, tentang pelaksanaan proyek "Digitalisasi Buku Catatan Sipil Bersejarah di Provinsi Ca Mau "; pada tanggal 4 Oktober 2023, Komite Rakyat Distrik Nam Can mengeluarkan Keputusan No. 111/QD-UBND tentang pembentukan Tim Manajemen Proyek Digitalisasi Buku Catatan Sipil Bersejarah di Distrik Nam Can dengan 22 anggota, yang memberikan saran kepada Ketua Komite Rakyat distrik tentang pelaksanaan proyek... Hasilnya, setelah diterima oleh Departemen Kehakiman dan investor, pejabat Kehakiman dan Catatan Sipil, berkoordinasi dengan unit konstruksi, mengunggah 60.660 kasus ke perangkat lunak catatan sipil bersama. Untuk kasus-kasus di mana digitalisasi belum memungkinkan, terus instruksikan pegawai negeri sipil, setelah menerima permohonan, untuk membimbing pihak-pihak terkait (mereka yang mendaftarkan status sipil, mereka yang didaftarkan) ketika mereka perlu mengulang pengurusan dokumen status sipil atau melakukan koreksi sesuai dengan proses pencatatan status sipil bila diminta sesuai dengan peraturan perundang-undangan, dan untuk menyimpan informasi tersebut untuk digitalisasi bila diarahkan oleh Departemen Kehakiman. Pendaftaran prosedur administrasi terkait status sipil, baik sebagian maupun seluruhnya, dilakukan sesuai dengan peraturan, dengan pegawai negeri sipil yang menerima permohonan melakukan semua transaksi secara daring. Persentase warga negara yang melakukan prosedur administrasi secara elektronik telah mencapai 100% dari target yang direncanakan.