![]() |
Newcastle menampilkan performa yang mengecewakan melawan West Ham. |
Sebelum pertandingan, tim asuhan Nuno Espirito Santo berada di peringkat ke-19 dan belum memenangkan satu pun pertandingan kandang musim ini. Sementara itu, Newcastle – yang telah memenangkan 4 dari 5 pertandingan tandang terakhir mereka di London Stadium – diperkirakan akan dengan mudah mengamankan 3 poin. Namun kenyataannya justru sebaliknya.
Pada menit ke-4, tendangan Jarrod Bowen membentur tiang gawang, dan beberapa puluh detik kemudian, Newcastle melancarkan serangan balik cepat, dengan Bruno Guimaraes memberikan assist kepada Jacob Murphy untuk membuka skor. Namun, gol cepat tersebut tidak mematahkan perlawanan West Ham. Pada menit ke-35, Lucas Paqueta melepaskan tembakan jarak jauh yang luar biasa untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1, yang sepenuhnya mengubah dinamika permainan.
Tepat sebelum babak pertama berakhir, keberuntungan berpihak pada tim tuan rumah ketika umpan silang Aaron Wan-Bissaka berujung pada gol bunuh diri Sven Botman, memberi The Hammers keunggulan 2-1. Di babak kedua, Newcastle mendominasi penguasaan bola tetapi terbukti tidak efektif. Tim tamu hanya menciptakan 0,54 expected goals (xG) meskipun mendominasi serangan.
Pada menit kesembilan waktu tambahan, West Ham memberikan pukulan telak melalui serangan balik. Tendangan Bowen dari situasi satu lawan satu membuat kiper Pope tak mampu menahan bola, dan Tomas Soucek menyambar bola rebound untuk memastikan kemenangan 3-1 bagi West Ham.
Kemenangan kandang pertama West Ham dalam sembilan bulan membawa mereka ke posisi ke-18 dengan tujuh poin, menghidupkan kembali harapan mereka untuk menghindari degradasi. Newcastle, di sisi lain, terpuruk ke bagian bawah klasemen.
Dengan Paqueta yang bersinar terang, dan Soucek serta Bowen yang kembali menemukan performa terbaik mereka, para penggemar West Ham memiliki alasan untuk percaya bahwa malam di London Stadium bisa menjadi awal kebangkitan untuk sisa musim ini.
Sumber: https://znews.vn/newcastle-thua-doi-hang-19-post1599397.html







Komentar (0)