![]() |
Neymar bertindak tanpa kendali diri. |
Pada pagi hari tanggal 6 Mei, Neymar mencetak satu-satunya gol dalam hasil imbang 1-1 Santos melawan Deportivo Recoleta di Copa Sudamericana. Setelah pertandingan, superstar Brasil itu mengakui kehilangan kendali selama latihan. Menurutnya, sebuah tekel meningkat menjadi konflik yang tidak perlu, yang menyebabkan reaksi tak terkendali terhadap rekan setimnya yang berusia 18 tahun.
"Itu hanya kesalahpahaman selama latihan, tetapi saya bereaksi berlebihan. Saya langsung meminta maaf setelahnya, baik di ruang ganti maupun di depan seluruh tim. Jika permintaan maaf publik diperlukan, inilah saatnya," kata Neymar. Dia juga menekankan hubungan istimewanya dengan Robinho Jr., menganggap pemain muda itu seperti adik laki-laki di tim.
Mengenai Robinho Jr, sang pemain membenarkan bahwa ia ditampar saat momen tegang, tetapi bersikeras tidak ada masalah lebih lanjut. Ia menyatakan bahwa ia menerima permintaan maaf dan mengakui bahwa permintaannya sebelumnya untuk mengakhiri kontrak hanyalah reaksi gegabah. Keputusan tersebut kini telah dibatalkan, dan ia berkomitmen untuk tetap bersama Santos hingga tahun 2031.
"Saya kecewa karena Neymar telah menjadi idola saya sejak kecil, tetapi dia telah meminta maaf dan mengakui kesalahannya. Semuanya baik-baik saja sekarang," kata Robinho Jr.
Gambaran rekonsiliasi juga terlihat jelas di lapangan. Setelah mencetak gol pada menit ke-40, Neymar berlari memeluk Robinho Jr., bahkan menepuk wajah rekan setimnya yang lebih muda sebagai isyarat persahabatan, menyampaikan pesan bahwa konflik internal telah terselesaikan.
Sumber: https://znews.vn/neymar-xin-loi-vi-tat-dan-em-post1649277.html










