![]() |
Granit Xhaka bersinar mengenakan seragam Sunderland. |
Pada dini hari tanggal 2 Januari, dalam pertandingan putaran ke-19 Liga Primer, Sunderland bermain imbang 0-0 dengan Manchester City untuk melanjutkan rekor tak terkalahkan mereka di kandang. Sejak awal musim, tim dari Timur Laut Inggris ini telah bermain imbang dengan Arsenal (2-2), Manchester City (0-0), Liverpool, dan bahkan mengalahkan Chelsea dan Newcastle.
Melawan Aston Villa, tim tiga besar, Sunderland juga menahan imbang mereka. Hasil ini benar-benar luar biasa, terutama mengingat Sunderland adalah salah satu dari tiga tim yang akan promosi di musim 2025/26, bersama Leeds United dan Burnley.
Di bawah bimbingan pelatih Regis Le Bris, "Black Cats" telah menunjukkan permainan yang disiplin, pertahanan yang solid, dan kemampuan untuk memanfaatkan peluang serangan balik secara efektif. Dalam pertandingan terakhir mereka melawan Man City, tim di The Light Stadium menunjukkan pertahanan ketat dan permainan yang sangat gigih.
Terlepas dari performa tim Pep Guardiola yang luar biasa, Sunderland tetap menjadi tantangan yang signifikan bagi lawan-lawannya. Meraih poin melawan tim-tim kuat tidak hanya membantu Sunderland mempertahankan rekor tak terkalahkan di kandang, tetapi juga mendorong mereka ke posisi ke-7 di klasemen liga dengan 29 poin setelah setengah musim.
Ini adalah bukti kemajuan luar biasa dari sebuah tim yang telah absen selama delapan tahun dari liga utama Inggris. Prestasi ini telah mendapat pujian besar dari para ahli dan penggemar, karena tim yang baru promosi sering menghadapi kesulitan yang signifikan melawan klub-klub besar.
Sumber: https://znews.vn/nga-mu-truc-sunderland-post1616127.html









Komentar (0)