Kapal selam itu meluncurkan rudal jelajah Oniks dari bawah air, mengenai kapal permukaan simulasi yang berjarak sekitar 200 kilometer, kata armada tersebut dalam sebuah pernyataan pada 3 Juni.
Arkhangelsk adalah kapal selam ketiga dari Proyek 885M Yasen-M Rusia, yang mewakili peningkatan pada kapal selam generasi keempat, yang semakin sulit dideteksi dan dilacak dengan sonar.
Kapal selam Arkhangelsk telah bertugas di Armada Utara sejak Desember 2024.
Selain rudal Oniks, kapal Yasen-M juga dilengkapi dengan rudal jelajah Kalibr dan rudal hipersonik Tsirkon.
Saat berkunjung ke kapal selam itu tahun lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan kepada awak kapal bahwa itu adalah "kapal selam paling modern dan terlengkapi, mampu melakukan berbagai macam tugas."
Putin menekankan bahwa Arkhangelsk dan kapal-kapal Yasen-M lainnya "mampu melakukan segalanya," merujuk pada kemampuan mereka untuk menyerang target di bawah air, di permukaan, dan di darat.
Sumber: https://tienphong.vn/nga-phong-ten-lua-tu-tau-ngam-hat-nhan-toi-tan-post1848701.tpo









Komentar (0)