![]() |
| Militer Rusia menggunakan sejumlah rudal modern dalam serangan skala besar terhadap Ukraina pada tanggal 24 Mei. (Sumber: Kementerian Pertahanan Rusia) |
Menurut kantor berita Rusia TASS , dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada 25 Mei, Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan bahwa pasukannya telah menggunakan rudal hipersonik Oreshnik, rudal balistik Iskander, rudal hipersonik Kinzhal yang diluncurkan dari udara, dan rudal jelajah hipersonik Zircon untuk menyerang pusat komando militer , pangkalan udara, dan fasilitas industri pertahanan di Ukraina.
Militer Rusia melaporkan bahwa mereka juga meluncurkan 262 drone serang berbagai jenis, termasuk drone Shahed, termasuk versi bertenaga jet, serta drone umpan Gerbera, Italma, dan Parodiya.
Menurut pihak Rusia, semua target yang ditentukan telah dihantam dan operasi tersebut "mencapai tujuannya." Kementerian Pertahanan Rusia menegaskan bahwa serangan itu sebagai tanggapan atas serangan Ukraina terhadap fasilitas sipil di wilayah Rusia.
Sumber-sumber Ukraina melaporkan bahwa beberapa ledakan besar terjadi di ibu kota Kyiv dan daerah sekitarnya semalam. Layanan darurat Ukraina melaporkan kebakaran dan kerusakan di sekitar 40 lokasi di delapan distrik Kyiv.
Beberapa media Ukraina melaporkan bahwa sebuah gedung apartemen di Kyiv, yang diyakini sebagai tempat tinggal Presiden Volodymyr Zelensky dan pengusaha Timur Mindich, mengalami kerusakan setelah ledakan. Namun, media Ukraina juga menduga kerusakan tersebut mungkin disebabkan oleh puing-puing dari rudal anti-pesawat.
Selain itu, beberapa lembaga pemerintah Ukraina, termasuk kantor pusat Kementerian Luar Negeri dan otoritas pajak, juga diyakini telah terdampak.
Menurut kantor berita Strana Ukraina, sistem pertahanan udara negara itu dilaporkan gagal menembak jatuh rudal Kinzhal atau Zircon selama serangan tersebut. Strana juga menduga bahwa hal ini mungkin disebabkan oleh kekurangan rudal pencegat, karena sistem pertahanan udara yang diproduksi oleh AS atau militer Ukraina sedang menghemat amunisi anti-pesawat.
Sementara itu, kantor berita RBC-Ukraina melaporkan bahwa, hingga pukul 08.00 pagi pada tanggal 25 Mei, pasukan pertahanan udara Ukraina telah menembak jatuh atau menetralisir 246 UAV Rusia di wilayah utara, selatan, dan timur negara tersebut.
Sumber: https://baoquocte.vn/nga-tuyen-bo-tra-dua-ukraine-bang-ten-lua-sieu-thanh-oreshnik-397793.html










Komentar (0)