Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Penelitian baru mengungkap cara agar anak-anak mau makan sayuran.

Sebuah studi baru di Inggris menunjukkan bahwa kehamilan mungkin merupakan waktu yang ideal untuk memengaruhi preferensi rasa anak-anak kecil, membantu mereka mengatasi keengganan mereka terhadap sayuran.

Báo Tuổi TrẻBáo Tuổi Trẻ20/05/2026

Nghiên cứu mới hé lộ cách giúp trẻ chịu ăn rau - Ảnh 1.

Banyak orang tua merasa frustrasi karena anak-anak mereka menolak makan sayuran - Foto: NATURE'S PATH

Sebuah studi yang dilakukan oleh para ilmuwan di Universitas Durham dan Universitas Aston (Inggris) menemukan bahwa anak-anak yang terpapar rasa sayuran tertentu melalui makanan ibu mereka selama kehamilan cenderung memiliki reaksi negatif yang lebih sedikit terhadap sayuran yang sama pada usia tiga tahun, menurut ScienceAlert pada 19 Mei.

Tim peneliti melacak anak-anak yang sebelumnya telah berpartisipasi dalam sebuah eksperimen sejak tahap janin.

Para ibu hamil pada minggu ke-32 dan ke-36 kehamilan diberi kapsul yang berisi bubuk wortel atau kangkung pekat. Para ilmuwan kemudian menggunakan USG untuk merekam reaksi wajah janin.

Hasil penelitian yang dipublikasikan pada tahun 2022 menunjukkan bahwa janin tampaknya bereaksi berbeda terhadap aroma-aroma ini bahkan saat masih berada di dalam rahim.

Menurut para peneliti, pada trimester ketiga, sekitar minggu ke-28 kehamilan, janin telah cukup berkembang untuk merasakan bau dan rasa melalui cairan ketuban. Senyawa rasa dari makanan ibu dapat melewati plasenta, menciptakan pengalaman sensorik pertama janin.

Nghiên cứu mới hé lộ cách giúp trẻ chịu ăn rau - Ảnh 2.

Seorang anak berusia 3 tahun memberikan respons positif (kiri) terhadap wortel dibandingkan dengan kale (kanan) berkat ibunya yang mengonsumsi kapsul bubuk wortel selama kehamilan - Foto: UNIVERSITAS DURHAM

Dalam sebuah studi baru, ketika anak-anak berusia 3 tahun, para peneliti memaparkan 12 anak pada aroma wortel dan kale menggunakan kapas beraroma. Ekspresi anak-anak dicatat dalam dua kelompok: reaksi positif (wajah gembira) dan reaksi negatif (wajah tidak senang).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa bayi memiliki reaksi negatif yang lebih sedikit terhadap sayuran yang telah mereka konsumsi sejak dalam kandungan. Secara khusus, meskipun kale, sayuran yang rasanya pahit, seringkali menimbulkan reaksi positif yang lebih sedikit, paparan dini tetap membantu mengurangi tingkat ketidaknyamanan.

Hal ini menunjukkan bahwa paparan rasa pada akhir kehamilan dapat menciptakan "ingatan penciuman" yang bertahan selama bertahun-tahun setelah lahir, sehingga memengaruhi preferensi makan anak.

Namun, para penulis juga menekankan keterbatasan penelitian ini karena skalanya yang kecil, hanya mensurvei kelompok populasi dan tidak sepenuhnya melacak faktor-faktor yang memengaruhi pascanatal. Selain itu, preferensi makanan juga dipengaruhi oleh genetika, budaya, dan lingkungan.

Namun, hasil penelitian ini tetap membuka arah penelitian yang patut diperhatikan: paparan dini terhadap aroma dan rasa dapat menjadi alat untuk membantu anak-anak lebih menerima sayuran yang sering mereka tolak.

Studi tersebut diterbitkan dalam jurnal Developmental Psychobiology .

Kembali ke topik
ANH THU

Sumber: https://tuoitre.vn/nghien-cuu-moi-he-lo-cach-giup-tre-chiu-an-rau-20260519113939379.htm


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Kebanggaan nasional

Kebanggaan nasional

Tanah air, tempat yang damai

Tanah air, tempat yang damai

Persatuan Pemuda Komune Thien Loc

Persatuan Pemuda Komune Thien Loc