Saya berusia 38 tahun dan payudara saya jauh lebih besar daripada teman-teman sebaya saya. Apakah payudara yang lebih besar berarti risiko kanker payudara yang lebih tinggi? (Hong Thanh, My Tho)
Membalas:
Kanker payudara adalah pertumbuhan sel abnormal di payudara, yang menciptakan tumor ganas yang dapat menyerang dan bermetastasis ke tempat yang jauh. Wanita lebih mungkin terkena kanker payudara daripada pria.
Tidak ada kaitan antara ukuran payudara dan risiko kanker. Wanita dengan payudara yang lebih besar lebih mungkin mengalami nyeri punggung, nyeri bahu, dan kelelahan tulang belakang, tetapi ini bukan faktor risiko kanker payudara. Payudara yang besar membuat pemeriksaan payudara lebih sulit, berpotensi melewatkan lesi atau kelainan. Pada mammogram, jaringan payudara yang padat tampak sebagai area putih padat, sehingga sulit untuk mendeteksi lesi payudara.
Salah satu faktor risiko utama kanker payudara adalah jaringan payudara yang padat. Jaringan payudara terdiri dari kelenjar susu, saluran susu, jaringan ikat, dan jaringan lemak. Wanita dengan jaringan payudara padat biasanya memiliki lebih banyak jaringan ikat (jaringan fibrosa yang membantu menahan jaringan lain di tempatnya) daripada jaringan lemak. Wanita dengan jaringan payudara 75% lebih padat memiliki risiko 4-6 kali lebih tinggi terkena kanker payudara dibandingkan wanita lain.
Tidak ada kaitan antara ukuran payudara dan risiko kanker payudara. Foto: Freepik
Selain itu, faktor-faktor lain termasuk jenis kelamin (perempuan), usia, riwayat keluarga, mutasi gen seperti BRCA1, BRCA2, obesitas, gaya hidup kurang gerak, konsumsi alkohol, pubertas dini, menopause terlambat... juga dikaitkan dengan kanker payudara.
Wanita pascamenopause yang obesitas lebih rentan terhadap jenis kanker ini karena adanya enzim yang memetabolisme androgen dari kelenjar adrenal menjadi estrogen. Enzim ini banyak terdapat di jaringan lemak. Estrogen memainkan peran penting dalam pembentukan kanker payudara. Berat badan atau indeks massa tubuh (BMI) merupakan faktor risiko yang lebih signifikan daripada ukuran payudara.
Terlepas dari ukuran payudara, wanita sebaiknya melakukan pemeriksaan rutin dan mammogram sesuai anjuran dokter. Menjaga berat badan ideal, berolahraga secara teratur, serta memiliki pola makan dan gaya hidup sehat akan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan dan mengurangi risiko kanker payudara.
Dokter Huynh Ba Tan
Departemen Bedah Payudara, Rumah Sakit Umum Tam Anh, Kota Ho Chi Minh
| Pembaca dapat mengajukan pertanyaan tentang kanker di sini agar dijawab oleh dokter. |
Tautan sumber






Komentar (0)