Pengguna iPhone semakin enggan untuk memperbarui ke iOS versi terbaru.
Meskipun Apple terus merilis versi iOS baru, banyak pengguna iPhone masih menunda pembaruan, memprioritaskan stabilitas dan daya tahan baterai daripada fitur-fitur baru.
Báo Khoa học và Đời sống•14/01/2026
Tren pengguna iPhone yang enggan memperbarui sistem operasinya semakin terlihat jelas seiring dengan semakin seringnya perilisan iOS baru. Bagi banyak pengguna, iOS 18 masih cukup memenuhi kebutuhan mereka akan performa yang stabil, daya tahan baterai yang lama, dan sedikit bug, sehingga peningkatan versi tidak lagi diperlukan. (Gambar: 9to5mac)
Data dari Statcounter menunjukkan bahwa lebih dari 60% iPhone di seluruh dunia masih akan menjalankan iOS 18 pada Januari 2026. Sementara itu, versi iOS 26 hanya menyumbang persentase yang kecil, mencerminkan kecepatan pembaruan yang lebih lambat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Perbedaan data antara Statcounter dan TelemetryDeck juga menunjukkan bahwa perilaku pembaruan iOS tidak lagi seragam seperti dulu. Banyak pengguna khawatir tentang risiko boros baterai, kinerja lambat, atau gangguan kecil, terutama pada model iPhone yang berusia dua hingga tiga tahun. Selain itu, perbedaan fitur antara versi iOS baru tidak lagi cukup besar untuk meyakinkan pengguna agar mengorbankan stabilitas.
Meskipun demikian, para ahli tetap menyarankan untuk tidak menunda terlalu lama agar tidak ketinggalan pembaruan keamanan penting dari Apple. Pembaca diundang untuk menonton video berikut: Alat pemindai iris untuk memverifikasi identitas manusia | VTV24
Komentar (0)