Pipa Garden di Tiongkok telah diakui oleh Guinness sebagai restoran hot pot terbesar di dunia karena kapasitasnya yang mampu menampung lebih dari 5.800 orang sekaligus.
Chongqing terkenal dengan hidangan hot pot-nya. Terdapat puluhan ribu restoran yang khusus menyajikan hidangan pedas ini untuk dipilih wisatawan. Jika Anda mencari hot pot yang paling mengesankan, Pipa Yuan adalah tempat yang tepat untuk dikunjungi.
Pipa Garden digambarkan sebagai "restoran raksasa yang bertengger di atas bukit besar." Restoran ini diakui oleh Guinness World Records sebagai "Restoran Hot Pot Terbesar di Dunia berdasarkan Kapasitas Meja" pada Juni 2022. Saat ini, restoran tersebut memiliki 888 meja (orang Tionghoa menganggap angka 8 sebagai angka keberuntungan) dan dapat melayani hingga 5.851 orang sekaligus.
Restoran hot pot ini diterangi dengan terang di malam hari. Foto : Oddity Central
Ti Ba Vien memiliki luas sekitar 3.300 meter persegi, meliputi setengah lereng bukit di distrik Nan'an, di pinggiran kota. Sebagian besar pengunjung perlu diantar ke meja mereka oleh staf.
Dari tempat parkir di kaki bukit, pengunjung harus berjalan kaki selama 30 menit lagi untuk mencapai restoran yang terletak di tengah jalan. Restoran ini berkapasitas besar, tetapi makan di sana tanpa reservasi "hampir mustahil," terutama di musim semi dan musim panas. Restoran ini menarik tidak hanya wisatawan tetapi juga penduduk lokal. Pada hari-hari musim dingin, restoran ini melayani lebih banyak pelanggan daripada jumlah penduduk sebuah kabupaten kecil di Tiongkok.
Melayani ribuan pengunjung, restoran ini memasak beberapa ton hot pot setiap hari, sehingga membutuhkan banyak staf. Ti Ba Vien memiliki ratusan pelayan, puluhan koki, puluhan asisten dapur, dan 25 kasir.
Restoran hot pot Ti Ba Vien dilihat dari atas. Video : Twitter/Alvin Foo
Restoran ini ramai pengunjung siang dan malam, buka dari jam 9 pagi hingga tengah malam. Banyak wisatawan lebih suka berkunjung di malam hari karena pencahayaannya terang. Restoran ini diterangi dengan ribuan lampu warna-warni yang membentang di seluruh lereng bukit.
Hidangan andalan restoran ini, hot pot, telah menerima ribuan ulasan online yang memuji rasanya yang "sangat lezat". Bahan-bahan yang digunakan digambarkan sebagai "segar dan lezat," dengan "bumbu ringan" yang tidak terlalu pedas, dan pemandangannya indah. Namun, kekurangannya termasuk waktu tempuh (30 menit berjalan kaki) dan waktu tunggu yang lama (terutama pada jam sibuk).
Hot pot Chongqing dan hot pot Chengdu adalah dua jenis hot pot yang paling populer dan terkenal di Sichuan (Chongqing dulunya merupakan bagian dari Provinsi Sichuan, dan menjadi kota yang dikelola secara pusat pada tahun 1997. Chengdu adalah ibu kota provinsi Sichuan). Hot pot Chongqing, juga dikenal sebagai hot pot perut babi atau hot pot pedas, berasal dari akhir Dinasti Ming dan awal Dinasti Qing. Bahan utama pada waktu itu adalah jeroan dan darah hewan.
Hot pot pedas disajikan di restoran ini. (Gambar dipotong dari video)
Muncul sebagai bintang bersinar dalam kuliner Tiongkok pada abad ke-19, hot pot Sichuan dikenal karena rasanya yang pedas, aromatik, dan membuat lidah kebas. Rasa pedas adalah elemen kunci dari hidangan ini; semakin pedas, semakin baik. Kaldu biasanya berwarna merah cerah karena berbagai cabai dan merica.
(Oleh Anh Minh , menurut Guinness World Records )
Tautan sumber






Komentar (0)